PROPERTY INSIDE – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno memantau kesiapan BUMN dan memastikan Tol Trans Sumatera bisa melayani masyarakat di libur lebaran 2019.
Rini melakukan perjalanan dari Lampung menuju Palembang yang dikemas dalam acara “Tour Perdana Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang” pada Jumat (24/5).
Perjalanan menuju Tol Trans Sumatera dimulai dari Pelabuhan Penyeberangan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Baca juga: Mudik Lebaran 2019, Gerbang Tol Cikarang Utama Direlokasi
Jalur yang dilalui adalah Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung yang dikelola PT Hutama Karya (Persero) sepanjang 329 kilometer (km) yang terdiri dari 140 km jalur operasional dan 189 km jalur fungsional.
Tour Perdana Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang ditempuh selama 6 jam dengan total jarak tempuh 358,7 km. Sebelum ada tol ini, jarak tempuh tercatat 10-12 jam.
“Saya senang beberapa ruas tol sudah bisa beroperasi dan nantinya ada jalur fungsional yang bisa digunakan masyarakat di libur lebaran. Saya mendorong BUMN Karya agar nantinya kita bisa melayani masyarakat,” ungkap Rini.
Terkait fasilitas Tempat Istirahat, Menteri Rini menjelaskan, Hutama Karya telah bersinergi dengan Himbara dan Pertamina untuk menyediakan mobile ATM, UMKM binaan dan tempat pengisian BBM.
Baca juga: Mudik Lebaran 2019, Tol Fungsional Terbanggi Besar-Pematang Panggang Dibuka Setengah Hari
“Seperti di Tempat Istirahat KM 33 dan KM 215 yang kita tinjau hari ini, saya lihat sudah siap semua fasilitas yang dibutuhkan oleh pemudik seperti makanan, minuman, BBM, dan lain-lain,” tuturnya.
Menteri Rini juga mengungkapkan bahwa secara keseluruhan, Jalan Tol Bakauheni – Kayu Agung sudah siap untuk dilalui para pemudik pada libur Lebaran minggu depan.
“Jalan tol ini sangat memudahkan para pemudik dari Jakarta ke Palembang ataupun sebaliknya karena selain lebih aman, waktu tempuh pun dapat dipangkas hingga separuhnya. Dari Lampung – Palembang dapat ditempuh dalam waktu 4 – 5 jam saja dengan kecepatan rata-rata 80 – 100 KM/Jam dan lalu lintas lancar,” kata Rini.




