Jokowi Naiki Ratangga, Berharap 2030 Jaringan MRT Panjangnnya 230 Km

PROPERTY INSIDE – Pagi tadi (25/6) Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan singkat ke MRT Jakarta di Stasiun Lebak Bulus Grab.

Dalam kunjungan singkat tersebut Jokowi ditemani Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, dan Chief Representative JICA Indonesia Office Yamanaka Shinichi.

Jokowi dan rombongan menaiki Ratangga (MRT Jakarta) tepat jam 09.00 di Stasiun Lebak Bulus Grab, Jakarta Selatan menuju Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Baca juga: MRT Jakarta, Ketepatan Waktunya Mencapai 99,9 Persen

Saat tiba di Stasiun Lebak Bulus Jokowi disambut langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar. Dan selama berjalan menuju peron stasiun, Jokowi terlihat sesekali melayani permintaan foto masyarakat yang mayoritas akan berangkat ke tempat kerja menggunakan Ratangga.

Di dalam perjalan, Jokowi duduk berdampingan dengan Masafumi Ishii dan Yamanaka Shinichi William. Sementara William terlihat beberapa kali menjelaskan tentang perkembangan terbaru MRT Jakarta dan rencana pengembangan selanjutnya.

Baca juga: Menteri PUPR Tandatangani Batas Harga Jual Tertinggi Rumah Subsidi

Melalui laman mrtjakarta.co.id, William menjelaskan pembiacraannya dengan Jokowi. “Tadi presiden menyampaikan rasa senangnya ketika mengetahui bahwa target ridership yang sudah mencapai rata-rata 85 ribu orang penumpang per hari,” imbuhnya.

William menambahkan, beliau (Jokowi) mengatakan cepat sekali naiknya. Beliau juga menyampaikan bahwa sejauh ini pemberitaan tentang MRT selalu positif, beliau minta tetap dipertahankan dan diteruskan,” ungkap William.

Baca juga: Menteri PUPR Tandatangani Batas Harga Jual Tertinggi Rumah Subsidi

Selain itu, William menegaskan bahwa Presiden merasa senang dan bangga karena ada budaya baru bertransportasi di masyarakat. “Beliau juga merasa senang melihat stasiun-stasiun yang bersih,” imbuh William.

William menambahkan, Presiden berharap pembangunan tahap 2 MRT Jakarta dan fase selanjutnya agar bisa dipercepat karena beliau menargetkan dalam 10 tahun ke depan yaitu 2030 kita harus bisa membangun 230 kilometer jaringan MRT (Moda Raya Terpadu).

Baca juga: O-Bahn, Alternatif Angkuta Massal Perkotaan Di Indonesia

Tiga bulan sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, jumlah rata-rata harian penumpang MRT Jakarta mencapai 85 ribu orang per hari dengan tingkat ketepatan waktu operasional mencapai 99,9 persen.

Dengan rencana dan proses integrasi yang sedang berjalan dengan moda transportasi umum lainnya seperti bus transjakarta dan kereta LRT Jakarta, diharapkan target pemerintah agar 75 persen masyarakat menjadi pengguna transportasi publik dapat segera tercapai.

Share this news.

Leave a Reply