PROPERTY INSIDE – Salah satu unsur dasar dalam pembentukan karakter generasi muda yang dilakukan pemerintah adalah melalui pembangunan hunian yang layak seperti rumah susun sewa (Rusunawa).
Menurut Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Khalawi Abdul Hamid, rusunawa dapat bermanfaat sebagai dasar untuk pembinaan mental dalam meningkatkan mutu generasi muda Indonesia.
Baca juga: Rusunawa Pasar Rumput Rampung Tahun Ini
“Mereka yang tinggal di Rusunawa dapat memupuk sikap toleransi antar sesama penghuni untuk menjaga suasana tetap tertib,” imbuhnya saat meresmikan Rusunawa Mahasiswa Stikes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (25/7).
Menurutnya, saat ini merupakan waktu yang sangat tepat untuk melatih dan membentuk karakter generasi muda untuk tinggal di hunian vertikal. Sebab, ke depan lahan untuk perumahan akan semakin terbatas, sedangkan kebutuhan hunian terus bertambah.
“Untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang baik, dapat dimulai dari hunian yang layak. Ke depan pemerintah akan terus mendukung melakukan pembangunan untuk menyediakan tempat yang layak huni seperti rusunawa,” harapnya.
Baca juga: Pemerintah Mendesain Unit Hunian Vertikal Untuk Milenial
Pembangunan Rusunawa untuk mahasiswa pada dasarnya merupakan salah satu bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah dan penataan kawasan lingkungan pendidikan.
“Saya berharap dengan ditandatanganinya prasasti ini, maka Rusunawa in sudah bisa langsung dihuni oleh para mahasiswa. Saya juga minta agar Rusunawa ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga bisa bermanfaat kedepannya,” harapnya.
Baca juga: Kuota Rumah Subsidi Habis, Developer Menangis
Rusunawa Stikes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo dibangun pada tahun 2018 lalu. Rusunawa ink terdiri dari satu tower setinggi empat lantai dengan tipe 24 sebanyak 50 unit kamar.
Sebagai informasi Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 telah menyelesaikan pembangunan Rusunawa sebanyak 45 tower.
Rusunawa tersebut dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan (Satker Bangrum) sebanyak 27 tower dan 18 tower oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Provinsi Jawa Timur.




