PROPERTY INSIDE – Proyek jalan tol Pekanbaru – Dumai direncanakan beroperasi pada November 2019 mendatang, demikian PT Hutama Karya (Persero) sebagai pelaksana pembangunan konstruksi jalan tol ini menyampaikan kepada Kantor Berita Antara Sabtu (17/8).
Direktur Utama Hutama Karya (HK), Bintang Prabowo, mengatakan pembebasan lahan proyek di Provinsi Riau ini, kini sudah mencapai sekitar 85 persen. “Pembangunan fisik hingga bulan Juli mencapai sekitar 60 persen,” kata Bintang di Pekanbaru.
Baca juga: Tol Semarang – Demak Siap Kontruksi Sebelum Tutup Tahun
Optimisme BUMN tersebut terlihat dari dipilihnya gerbang tol Pekanbaru menjadi lokasi upacara peringatan HUT RI ke-74 Republik Indonesia pada 17 Agustus ini.
Bintang mengakui, ini adalah pertama kalinya upacara peringatan HUT RI digelar di proyek pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.
“Karena rencananya (tol) Pekanbaru-Dumai Insyaallah akan kita selesaikan Oktober, November sudah bisa operasi,” kata Bintang seperti dilansir Kantor Berita Antara.
Baca juga: Stasiun Metland Telaga Murni, Menhub Berharap Jadi Role Model Daerah Lain
Lebih lanjut Bintang menjelaskan, pembebasan lahan menyisakan bagian kecil, salah satunya pemindahan pipa minyak PT Chevron Pacific Indonesia. Hutama Karya juga terus melakukan pembangunan konstruksi di beberapa lahan yang baru selesai dibebaskan.
Bintang mengatakan untuk pengoperasian tersebut, Hutama Karya akan meminta izin kepada Menteri Pekerjaan Umum.
“Kita siapkan rangkaian tol Pekanbaru-Dumai 131 kilometer supaya bisa beroperasi di bulan November, tapi akan menyelesaikannya bulan Oktober,” katanya.
Baca juga: Uji Coba Sejak Mei, Stasiun Telaga Murni Laik Beroperasi
Sedangkan, untuk tol Pekanbaru-Padang ia mengatakan masih terus mengupayakan agar pengerjaannya bisa dilanjutkan. Sejauh ini proyek tersebut baru direalisasikan sekitar 4,5 kilometer.
“Pekanbaru-Padang ini yang belum. Minggu depan kita akan kesana bersama komisaris kami untuk bertemu pemerintah daerah disana karena itu baru 4,5 kilometer saja,” kata Bintang.




