PROPERTY INSIDE – Proyek yang dikembangkan Trivo Group selalu memberikan value added. Konsep TOD yang menyatukan hunian dengan fasilitas moda transportasi menjadi kekuatan MetroStater Superblock Depok.
Trivo Group dengan proyek-proyeknya selalu melahirkan sesuatu yang monumental di kawasan yang dikembangkan. Developer yang digawangi oleh tiga sekawan, yaitu Robert Yapari, Ian Wisan dan Calvin Lukmantara ini mampu memberikan warna baru dalam industri properti di Tanah Air melalui proyek yang dikembangkannya. Contohnya MetroStater Superblock Depok, proyek anyar yang dikembangkan oleh Trivo Group ini merupakan mixed-use development yang dikemas dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).
Berada di ruas jalan utama Kota Depok, Jawa Barat, MetroStater Superblock Depok saat ini merupakan properti berkonsep TOD satu-satunya dan pertama di Indonesia. Lokasinya yang berada di jantung bisnis Kota Depok, yaitu Jalan Margonda Raya No.88.
MetroStater Superblock Depok nantinya memiliki fasilitas yang menyatu dengan Terminal Modern Depok dan hanya selemparan batu dengan Stasiun Commuterline Depok Baru yang berada di bagian belakang proyek.
Disebut satu-satunya dan yang pertama berkonsep TOD sangatlah tepat untuk saat ini. Karena, beberapa proyek sejenis dan menyatakan berkonsep TOD ternyata hanya sebatas memanfaatkan kedekatan dengan Stasiun Commuterline, LRT (Light Rail Transit) atau juga Halte Busway.
Trivo sejauh ini telah membangun proyek-proyek dengan bermacam dinamika dan tantangan tersendiri.
President Director Trivo Group, Robert Yapari.
Robert Yapari, Direktur Utama Trivo Group menegaskan bahwa MetroStater Superblock Depok berdiri di atas lahan 3 hektar. “Menyatu dengan Terminal Modern Depok dan berada dalam satu lokasi dengan Stasiun Commuterline Depok Baru dan tidak menutup kemungkinan ke depannya akan ada LRT. Selain itu akan dilengkapi berbagai fasilitas yang akan memenuhi kebutuhan penghuninya,” tegas Robert saat ditemui dilokasi proyek MetroStater Superblock Depok.
Lokasi MetroStater Superblock Depok berada di lahan Terminal Depok, bersama Pemerintah Kota Depok, Trivo Group melakukan revitalisasi dengan mengemas ulang dengan bentuk mixed-use development. MetroStater Superblock Depok merangkum apartemen, area komersial, pusat belanja berkonsep lifestyle mall dan juga terminal modern yang terintegrasi.
Lebih lanjut Robert menegaskan bahwa Metrostater Superblock Depok sejalan dengan kebutuhan dan program pemerintah dalam pengembangan infrastruktur yang terintegrasi dengan transportasi, hunian dan komersial yang dilengkapi berbagai fasilitas lainnya dengan tujuan efisiensi waktu, kemudahan mobilitas, kenyamanan hingga menekan polusi udara dengan meminimalisir penggunaan kendaraan.
Sebelumnya, sejak berdiri pada 2006 dan dimulai dari proyek perdana yang dikembangkannya, Trivo Group telah mendapatkan reputasi dalam mentransformasi area yang belum berkembang menjadi kawasan properti yang berkembang pesat dan menjadi icon baru dikawasan yang dikembangkannya. Trivo Group yang berdiri sejak 2006 hingga kini telah berhasil menyulap kawasan yang dahulu kurang bernilai menjadi memiliki nilai bahkan saat ini memiliki value added yang tinggi.

Trivo Group selalu memberikan value added sebanyak mungkin pada setiap proyek. Seperti MetroStater Superblock Depok itu memiliki nilai tambah yang banyak, makanya kita selalu berkomitmen dengan tagline, We Deliver, More Value pada tiap proyek kita.
Proyek yang telah dikembangkan oleh Trivo Group seperti Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, lalu Sentra Grosir Cikarang (SGC), Cikarang, Jawa Barat dan TangCity yang berada di Tangerang, Banten. Proyek-proyek itu telah berhasil merubah wajah kawasan tersebut.
Menurut Robert dalam bisnis juga harus berani mengambil resiko dan juga harus memiliki sisi idealisme. “Trivo Group sejauh ini telah membangun proyek-proyek dengan bermacam dinamika dan tantangan tersendiri. Kami berpengalaman membangun kawasan-kawasan terminal seperti yang sudah kita lakukan di MetroStater Superblock Depok ini dan juga di proyek-proyek sebelumnya. Proyek-proyek ini terbukti diminati masyarakat dan sangat berpotensi menjadi investasi yang menjanjikan,” tegas Robert.
Selain itu Robert menegaskan bahwa dalam membangun sebuah proyek kita harus memikirkan apakah proyek ini bisa memberikan kontribusi yang banyak ke seluruh stakeholder. Mulai dari pemerintah kota itu sendiri, sehingga menjadikan kotanya menjadi lebih baik, kemudian konsumen, tenant dan juga pedagang yang akan berbisnis di proyek kita.
“Untuk itu Trivo Group selalu memberikan value added sebanyak mungkin pada setiap proyek. Seperti MetroStater Superblock Depok itu memiliki nilai tambah yang banyak, makanya kita selalu berkomitmen dengan tagline, We Deliver, More Value pada tiap proyek kita,” tegas Robert.

Seperti proyek TangCity yang menjadi bukti eksistensi Trivo Group sebagai pengembang properti papan atas. TangCity berdiri di atas lahan seluas 10 hektar di kawasan Cikokol yang merupakan salah satu jantung bisnis di Kota Tangerang.
Dalam pengembangannya, TangCity menyatukan beragam properti menjadi satu kesatuan dalam sebuah kawasan, mulai dari ruko, pusat belanja, apartemen, office, hotel hingga kondotel. Dan hingga kini, TangCity menjadi icon di Kota Tangerang.
Sebelum mengembangkan MetroStater Superblock Depok pada tahun ini, Trivo Group sejak 2 tahun lalu bersinergi dengan investor dari Jepang yaitu Daiwa House & JOIN (BUMN Jepang). Kolaborasi ini melahirkan pengembangan proyek yang bernama Sakura Garden City di kawasan Cipayung, Jakarta Timur yang lokasinya tak jauh dari Stasiun LRT. Sinergi ini menurut Robert akan menjadi peluang bagi Trivo Group agar terus maju dan berkembang dalam bisnisnya.
TOD dan Potensi Pasar
Dipilihnya Depok dalam bagian bisnis Trivo Group tentunya ada alasan tersendiri. Jakarta yang dengan kepadatannya melahirkan kota-kota penyangga dan salah satunya adalah Depok yang kian berkembang. Menurut Robert, Depok memiliki karakter berbeda karena dikenal sebagai kawasan pendidikan dengan banyaknya kampus atau universitas. “Lebih kurang ada 120 ribu orang mahasiswa dan jumlahnya terus bertambah setiap tahunnya,” jelas Robert.
Menurut Robert jumlah universitas atau kampus itu mencapai 16 yang kebanyakan berada di ruas Jalan Margonda. Selain itu potensi pasar MetroStater Superblock Depok adalah kelas pekerja dan keluarga muda.
“Kita melihat potensi itu ada di Depok dengan captive market adalah mahasiswa atau juga para millennials. Mereka belajar atau kuliah di Depok dan menurut saya, setelah itu mereka bekerja di Jakarta dan tetap tinggal di Depok karena sudah terbiasa hidup dan beraktivitas di Depok,” tegas Robert.

Robert menambahkan bahwa Trivo Group beruntung mendapatkan peluang dan kesempatan mengembangkan proyek MetroStater Superblock Depok ini karena adanya potensi pasar yang ada di Depok cukup besar. Dan menurut Robert, kebanyakan dari millenials ini bekerja di Jakarta dan ini tak masalah karena MetroStater Superblock Depok dengan konsep TOD-nya yang kuat akan memudahkan mereka.
“Turun dari apartemen, mereka bisa memilih moda transportasi sesuai kebutuhan mereka dan moda transportasi seperti commuterline sudah terkoneksi dengan moda lainnya sehingga efektif dan efesien,” tegas Robert.
Apa yang dikatakan Robert sangat sejalan dengan pembangunan dewasa ini yang seharusnya berorientasi pada konsep TOD (Transit Oriented Development) sebagai pendekatan untuk memerangi kemacetan lalu lintas sekaligus melindungi lingkungan.
Transit Oriented Development telah menjadi tren dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Banyak negara sedang berupaya menciptakan komunitas transportasi yang efektif, efisien dan berkelanjutan.
TOD sendiri berorientasi pada pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dengan memastikan transportasi massal, seperti Kereta Api, MRT, LRT, Busway, Bus Bandara dapat tersistem dan saling terkoneksi dengan baik.
Selain itu, pembangunan perumahan di kawasan TOD yang menyatu dengan moda transportasi karena menyikapi karakteristik millennials. Millennials sebagai segmen konsumen terbesar untuk hunian, memiliki karakter untuk tinggal di hunian vertikal yang dekat dengan simpul-simpul transportasi. Hunian seperti ini tentu memudahkan aktivitas mereka yang sangat produktif dan aktif.





