Diresmikan Jokowi, Tol Layang Japek Kurangi Kemacetan Hingga 30%

By 12 December 2019Info PUPR, News

PROPERTY INSIDE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek (Japek) sepanjang 38 Km diharapkan akan menjadi salah satu solusi kemacetan yang sering terjadi di jalur tersebut.

Diperkirakan berdasarkan perhitungan rencana, jalan tol layang tersebut akan mengurangi kemacetan Jalan Tol Japek hingga 30%. “Semoga dengan selesai dan dibukanya Jalan Tol Layang ini akan mengurangi kemacetan dari arah Jakarta-Cikampek dan sebaliknya,” tegasnya setelah meresmikan Jalan Tol Layang Japek.

Presiden Jokowi menambahkan, nanti di jalur ini juga akan ditambah ada LRT dan kereta cepat Jakarta-Bandung yang juga untuk mengurangi kemacetan karena diharapkan pengguna jalan beralih ke angkutan massal.

Baca juga: Lakukan Topping Off, Penjualan The Smith Capai 75%

Presiden Jokowi memberikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jalan tol layang terpanjang di Indonesia tersebut. Sebab menurutnya proses pembangunannya sangat rumit yang harus dilakukan penuh kehati-hatian di tengah-tengah padatnya kendaraan yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

“Bayangkan ada sekitar 200 ribu kendaraan yang lalu lalang per hari, sementara jalan yang ada tetap harus dibuka. Di dekatnya juha ada pembangunan LRT dan kereta cepat, sehingga bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan. Tetapi Alhamdulillah semuanya berjalan lancar sehingga kita harapkan bisa mengurai kemacetan yang sering dirasakan oleh masyarakat selama ini,” tegasnya.

Sementara itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, usai diresmikan Presiden Joko Widodo nanti, jalan tol tersebut rencananya baru akan dibuka untuk umum sekitar 3 hari setelah dilakukan pembersihan dan memastikan kelengkapan rambu jalan.

Baca juga: Dapat Dana Talangan FLPP, BTN Lakukan Akad Massal

“Diusahakan lebih cepat lebih baik, tapi sebelum tanggal 20 Desember 2019 dipastikan sudah bisa dipakai untuk umum tanpa tarif hingga masa Libur Natal dan Tahun Baru 2020,” ujarnya.

Meski dari aspek struktur Jalan Tol Layang Japek mampu untuk menahan kendaraan bertonase besar,  namun akan dilakukan pembatasan kendaraan dimana yang boleh melintas hanya kendaraan bertonase ringan Golongan I.

Hal ini terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan akibat perlambatan kendaraan bertonase besar saat menanjak masuk jalan tol layang.

Baca juga: Libur Akhir Tahun, 6 Ruas Tol Siap Layani Pengguna Jalan Tol

Sementara itu Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit dalam laporannya mengatakan pada jalan tol layang tersebut disediakan beberapa fitur keselamatan.

“Pertama ada 8 emergency U turn, ada 2 emergency exit ramp, 4 emergency parking bay dan CCTV 113 titik. Di setiap bukaan disediakan kendaraan emergency seperti kendaraan derek dan ambulan sehingga betul-betul pengguna merasakan aman dan nyaman,” ujar Danang.

Jalan Tol Layang Japek berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh terutama golongan I non bus menggunakan Tol Layang Japek.

Share this news.

Leave a Reply