Widari Village, Bangun Show Unit untuk Mudahkan Konsumen

PROPERTY INSIDE – Wida Agung Group pengembang perumahan Widari Village pada Senin (31/05/2021) mengadakan acara NUP atau nomor urut pemesanan rumah tahap pertama sebanyak 149 unit.

Selain itu, juga diadakan acara peresmian rumah contoh atau show unit di lokasi proyek Widari Village yang berada di Kawasan Legok, Tangerang, Banten. Menurut Anton Sugianta Direktur Wida Agung Group, Kegiatan NUP ini berlangsung secara off line dan online.

Dan menurutnya, acara yang digelar dengan protokol kesehatan yang menjadi tuntutan saat pandemi ini dihadiri puluhan konsumen yang antusias melihat langung proyek Widari Village.

Baca juga: Pasar Properti Tak Hanya Soal Harga, Konsep Juga Harus Kuat

“Hingga saat ini konsumen yang sudah melakukan NUP sebanyak 110 unit dan kebanyakan mereka adalah end user karena harga yang kita tawarkan mulai dari Rp400 jutaan hingga Rp800 jutaan,” imbuh Anton yang menjelaskan bahwa Widari Village terdiri dari 1.000 unit yang terbagi dalam 3 klaster di lahan seluas 15 hektar.

Terkait peresmian rumah show unit, Widari Village membangun 8 unit rumah contoh yang mewakili seluruh tipe rumah yang ditawarkan Widari Village. Alhasil, konsumen yang datang akan lebih mudah memilih unit rumah yang diinginkannya sesuai dengan kebutuhan dan kemapuan beli konsumen.

Menurut Anton, show unit ini merupakan bagian dari strategi pemasaran yang dilakukan Widari Village dalam memasarkan produk. Persaingan segmen harga menengah ini cukup ketat, untuk itu kami memberikan sesuatu yang beda dengan memberikan show unit beragam agar konsumen mendapatkan informasi yang riil terkait desain arsitektur, interior hingga layout rumah secara nyata.

Baca juga: DIAPIT BERBAGAI INFRASTRUKTUR, POTENSI INVESTASI THE CANARY TINGGI & PROSPEKTIF

Selain show unit, pembangunan infrastruktur di perumahan Widari Village juga kian signifikan. Hal ini terlihat dari selesainya pembangunan jalan boulevard dan juga di dalam klaster dengan dilengkapi lampu penerangan jalan dan juga pintu gerbang yang megah. “Kami tak hanya menjual gambar, tapi memberikan bukti nyata dengan progress pembangunan,” tegasnya.

Strategi pemasaran dengan memberikan bukti pembangunan di saat pandemi seperti saat ini menurut Anton akan lebih meyakinkan konsumen. Apalagi didukung dengan konsep Widari Village yang berbeda dari perumahan lainnya, khususnya dengan harga Rp400 jutaan.

Kelebihan lainnya selain fasilitas yang mewah dalam perumahan, unit rumah di Widari Village menggunakan material berkelas di kelasnya. Dinding menggunakan bata merah, sanitary menggunakan merek Toto, bukan setara Toto.

Baca juga: Jababeka Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

“Lalu kusen jendela dan pintu memakai merek YKK, lalu pada lantai menggunanakan homogeneus tile bukan keramik. Kemudian infrastruktur seperti jaringan listrik dan drainase tertanam rapih di bawah tanah dan juga free kanopi,” papar Anton.

Sementara itu Rita Megawati, Konsultan Pemasaran dari LJ Hooker Gading Serpong yang menjadi kordinator pemasaran Widari Village menyatakan, selain memberikan banyak kepastian, Widari Village juga berkomitmen pada konsumen untuk menyegerakan progres pembangunan.

“Salah satunya berkomitmen membangun selama 12 bulan, setelah konsumen melakukan perjanjian jual beli,” jelas Rita yang menegaskan bahwa Widari Village memberikan keringanan bagi konsumen dengan adanya program cicilan uang muka selama 12 bulan atau setahun.

Share this news.

Leave a Reply