Tunjuk Total, Triniti Ingin Puaskan Konsumen The Smith

PROPERTY INSIDE – PT Triniti Dinamik menunjuk PT Total Bangun Persada Tbk. sebagai kontraktor utama proyek Soho-Office The Smith yang berlokasi di Alam Sutera, Banten.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan kemarin (21/5) di Jakarta yang langsung dilakukan oleh Direktur Utama PT Triniti Dinamik Samuel Stepanus Huang dan Direktur Utama PT Total Bangun Persada Tbk., Janti Komadjaja.

Samuel mengatakan dengan menggandeng PT Total Bangun Persada Tbk. sebagai kontraktor utama dalah untuk memberikan kepuasan yang maksimal terhadap konsumen The Smith.

Baca juga : Hadir dengan Konsep Baru, Konsumen Sambut Antusias LLOYD Alam Sutera

“Karena seperti yang diketahui Total Bangun Persada telah banyak membangun gedung dengan kualitas terbaik. Dan mengerjakan proyek dengan tepat waktu. Selain itu mereka sudah berpengalaman sejak tahun 1970-an,” ujar Samuel.

Sementara Direktur Utama PT Total Bangun Persada Tbk., Janti Komadjaja menargetkan penyelesaian proyek The Smith ini dalam waktu lebih kurang  2 tahun.

Namun, pada saat pertama kali diluncurkan, Samuel mengatakan telah menargetkan The Smith akan rampung pada akhir 2019. “Namun dengan progres yang ada kemungkinan akan terlambat beberapa bulan tapi biasanya kami memiliki grace period selama 6 bulan,” imbuh Samuel.

Samuel menambahkan, saya tidak mau overpromised dan sebagainya tetapi akan diupayakan akhir 2019 tetap akan selesai. “Sementara untuk penjualan yang baru akan transaksi akan serah terima sekitar Maret hingga Mei 2020,” terangnya.

The Smith merupakan salah satu proyek unggulan PT Triniti Dinamik yang terdiri dari 360 unit hunian, 100 unit SOHO dan 80 unit Office. Memiliki fasilitas seperti kolam renang, kids pool, fitness centre, sky lounge, gaming room, serta satu lantai yang dapat dipergunakan untuk keperluan kantor.

Baca juga : Sukses Tower Pertama Trimitra Propertindo Luncurkan The Canary

Secara konsep The Smith ditujukan untuk para pelaku bisnis baru atau startup. The Smith dikonsep menjadi Silicon Valley-nya Indonesia.

Saat pertama kali dipasarkan, The Smith ditawarkaan dengan harga Rp 18 juta/meter persegi. Kini harga tersebut telah terkerek naik di angka Rp 28 juta/meter persegi.

Terkereknya harga unit-unit produk di The Smith tak lain karena proyek yang ditawarkan oleh Triniti Dinamik ini memiliki daya tarik berbeda dan bernilai.

Alhasil pergerakan harga ini menorehkan catatan penjualan yang baik pula, seperti SOHO sudah terjual 70%, perkantoran 50%, sedangkan residensial 80% dari seluruh unit yang ada.

 

 

Share this news.

Leave a Reply