PROPERTY INSIDE – Bisnis properti Australia kembali menggeliat menyusul kebijakan Reserve Bank yang memangkas suku bunga resmi dari 1,5% ke rekor terendah baru menjadi 1,25%. Pemotongan suku bunga disambut baik oleh para pembeli hunian dan investor properti.
Hasil pemilihan Federal yang memastikan partai Liberal tetap berkuasa untuk periode selanjutnya, juga memberikan kepastian lebih di pasar hunian di Australia. Selain itu, keputusan terbaru dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) untuk melonggarkan pembatasan pinjaman untuk para pembeli hunian, sangat berdampak pada kepercayaan konsumen.
Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan dia telah melihat lonjakan kepercayaan dan aktivitas pembeli dalam dua minggu terakhir, sebagai reaksi dari hasil pemilihan umum.
Crown Group, kata Iwan, menikmati awal yang baik untuk tahun ini, dengan penjualan yang meningkat secara eksponensial sejak Januari dengan kisaran peningkatan 60% setiap bulannya.
Baca juga: Lansir Proyek Baru, Crown Group Optimis Gaet Investor Indonesia
“Dari Januari, penjualan meningkat dua kali lipat dalam sebulan, lalu naik tiga kali lipat dari Februari ke Maret, lalu naik 25% menjadi 11 penjualan di bulan April. Tim penjualan kami mengalami lonjakan besar dalam permintaan sebagai hasil dari hasil pemilihan Federal dan keputusan APRA dalam dua minggu terakhir,” jelas Iwan dalam keterangan resmi yang diterima www.PropertyInside.id Selasa (18/6) di Jakarta.
Namun demikian, Iwan menyebut bahwa kondisi ini merupakan kelanjutan dari tren yang dimulai sejak pergantian tahun, ketika investor dalam negeri dan luar negeri mulai kembali ke pasar Australia dan mencari peluang baru untuk membeli.
“Kami mengharapkan untuk mendapatkan Rp. 200 milyar lagi dalam penjualan minggu ini dan di paruh kedua tahun ini, kami berharap akan sangat lancar, dengan penjualan di Mastery by Crown Group dan Eastlakes Live by Crown Group meningkat dari bulan ke bulannya,” lanjut Iwan.
Baca juga: Crown Group Buka Hotel Butik Bintang Lima Pertama di CBD Sydney
Iwan Sunito mengatakan tim penjualannya masih melihat permintaan yang besar dari pembeli untuk enam proyek pengembangan yang sedang dibangun Crown Group di Sydney, Melbourne dan Brisbane.
“Kami berharap akan melihat lonjakan pembeli pada bulan Juni, Juli dan Agustus, dan jumlah peminat yang besar pada peluncuran kami di West End Brisbane akhir tahun ini, sekarang kepercayaan pasar telah kembali,” katanya.
Iwan mengaku sangat optimis karena melihat fundamental ekonomi Australia masih sehat, pertumbuhan ekonomi solid, suku bunga dan inflasi rendah, pengangguran masih rendah dan setiap kebijakan telah menanamkan rasa percaya diri bagi pembeli.




