PROPERTY INSIDE – Setelah membangun beberapa superblock, perumahan dan komersial area proyek apartemen, kini Synthesis Development memperkenalkan karya terbarunya Synthesis Homes.
Berkonsep cluster, unit rumah Synthesis Homes dikemas dalam bentuk 2 lantai. Selain itu perumahan ini dikembangkan dengan teknologi smart home yang membuat penggunaan energi menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
Imron Rosyadi, General Manager Synthesis Development menjelaskan, setiap unit di Synthesis Homes menerapkan konsep smart home.
Baca juga: Synthesis Homes, Proyek Smart Homes dari Synthesis Development
“Seperti unit CCTV yang diinstal di garasi dan ruang tamu, saklar utama listrik, AC di kamar tamu dan kamar anak, serta panic button untuk melaporkan masalah keamanan, semua dapat diakses dari satu aplikasi di ponsel pintar,” imbuhnya melalui keterangan pers..
Imron menambahkan, jika masih ingin menambah fitur lain seperti smoke detector dan motion detector misalnya, instalasi jaringannya pun sudah siap diigunakan.
Selain teknologi smart home, Synthesis Homes menawarkan berbagai fasilitas dan kemudahan lainnya. Seperti lokasi proyek yang berdekatan dengan moda transportasi modern yaitu MRT Jakarta.
Baca juga: MRT Jakarta, Ketepatan Waktunya Mencapai 99,9 Persen
Kemudahan akses dengan stasiun MRT Jakarta tersebut tentu merupakan nilai lebih, lantaran jarak stasiun MRT Lebak Bulus dan Fatmawati tidak jauh dari lokasi Synthesis Homes.
Selain itu Synthesis Homes memiliki fasilitas internal yang memanjakan, mulai dari club house, kolam renang, taman tematik yang memilikichildren playground dan BBQ area.
Kemudian Edu Park yang dilengkapi dengan area untuk belajar dan public wi-fi, ada Sport Park yang berfungsi untuk berolahraga, dan ada Fun Park yang bisa menjadi sarana bersosialisasi.
Baca juga: Royal Tajur, Tawarkan Rumah Sudut Dengan Kemudahan Pembayaran
Synthesis Homes memiliki luas lahan 4,7 hektar yang merangkum 267 unit rumah dua lantai dengan dua tipe yaitu tipe Paras (6×10 m, luas tanah 60 m2 dan bangunan 73 m2) dan Candi (6×12 m, luas tanah 72 m2 dan bangunan 91 m2).
Dengan semua fasilitas dan kemudahan tersebut, pada saat grand launching pada Sabtu (27/7) Synthesis Homes memasang harga mulai Rp1,1 milyar dengan berbagai pilihan sistem pembayaran, dari tunai keras, cicilan bertahap, hingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Terkait uang muka, Imron menegaskan bahwa besarannya 5% yang bisa dicicil dalam periode 3 bulan. “Kami membuat program DP 5% yang bisa diangsur selama 3 bulan. Tentu saja, dengan uang DP yang hanya 5% akan meringankan untuk bisa memiliki rumah baru,” imbuh Imron.



