Tribute to Ciputra; Selamat Jalan Sang Legenda

By 27 November 2019Featured, News

PROPERTY INSIDE – Hari ini 27 november 2019, dunia properti Indonesia dikejutkan kabar duka meninggalnya “Begawan Properti Indonesia’ Dr (Hc) Ir. Ciputra, pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah yang tutup usia pada umur 88 tahun.

Selama hidupnya, Ciputra telah berkontibusi bagi kemajuan sektor pembangunan perkotaan dan bisnis properti Tanah Air.  Dirinya telah berkontribusi bagi perkembangan bisnis real estate sejak Bung Karno masih memimpin negeri ini.

Memulai karir sejak awal tahun 60’an, Ciputra telah membidani ratusan proyek properti di tiga Orde pemerintahan dan kepemimpinan tujuh Presiden. Banyak proyek prestisius dirancang oleh ayah dari Rina Ciputra, Junita Ciputra, Cakra Ciputra, dan Candra Ciputra ini.

Proyek-proyek tersebut sampai saat ini masih terus dibicarakan orang, mengisahkan jejak langkah sukses Ciputra. Sebut saja beberapa yang sangat familiar, perumahan mewah Pondok Indah, Bintaro Jaya dan kota mandiri Bumi Serpong Damai.

Yang jelas, Ciputra memang sangat visioner dalam merancang proyek-proyek berkelas. Lihat saja bagaimana insinyur arsitek jebolan Institut Teknologi Bandung ini merancang Taman Impian Jaya Ancol menjadi taman hiburan bermain kelas dunia.

Saat itu, sekitar pertengahan tahun 60’an kawasan Ancol sering diusulkan menjadi daerah industri. Namun, usul itu ditolak oleh Presiden Soekarno, Sang Proklamator ingin membangun kawasan itu sebagai daerah wisata.

Akhirnya, pada Desember 1965 lewat Keputusan Presiden, Bung Karno memerintahkan kepada Gubernur DKI Jaya waktu itu, Dr. Soemarno Sosroatmodjo, melaksanakan pembangunan proyek tersebut. Proyek pembangunan ini baru terlaksana di bawah pimpinan Gubernur Ali Sadikin yang pembangunannya dilakukan oleh PD Pembangunan Jaya di bawah pimpinan Ir. Ciputra.

Meski segudang prestasi telah ditorehkan oleh pengusaha dan juga filantropis ini, namun dirinya ternyata masih menyimpan mimpi terpendam. Dalam kesempatan wawancara ekslusif dengan Property Inside disela Gala Dinner peresmian The Newton Apartment @Ciputra World 2 Jakarta beberapa tahun lalu, pria yang akrab disapa Pak Ci ini menyampaikan mimpi lamanya.

Saat kami bertanya, apakah masih ada mimpi yang ingin dicapai oleh seorang Ciputra? Matanya seolah menerawang jauh ke belakang, beberapa saat Sang Maestro tercenung. Mengisahkan mimpinya 50 tahun lalu, Pak Ci ingin suatu saat Jakarta memiliki sebuah kawasan prestisius yang menjadi ikon nasional dan dikenal hingga mancanegara.

“Lima puluh tahun lalu, Bung Karno menyuruh saya ke Ginza, Tokyo. Beliau menyuruh mempelajari distrik Ginza yang merupakan area komersial utama dan kawasan pariwisata utama di Tokyo. Dua bulan lamanya saya disana. Di sana semua ada, mulai dari rekreasi, museum, gedung pameran, departement store, toko-toko, sehingga seolah-olah kalau orang ke Tokyo sudah pasti wajib ke Ginza.”

“Di semua kota-kota besar itu pasti ada distrik yang seperti itu, di Sydney, di New York, pasti ada. Kemudian di Singapore, itu Orchard Road. Jadi di kota itu ada jalan pariwisata, sehingga kalau kita satu atau dua hari disana saja, seolah-olah sudah mengecap 50 persen dari kota itu. Cita-cita, mimpi saya sejak 50 tahun yang lalu, Jakarta harus memiliki area seperti itu.”

Dua puluh lima tahun kemudian, setelah Ciputra menjejakkan kaki ke Ginza itu, Sang Maestro melihat bahwa kawasan yang paling tepat untuk mengembangkan area terpadu seperti itu adalah Jl. Prof. Dr. Satrio.

Menurut Pak Ci, saat itu kawasan MH Thamrin –  Sudirman sudah dipenuhi oleh gedung-gedung bertingkat, sementara Jl. Prof. Dr. Satrio kiri dan kanannya masih kumuh dan tidak tertata, namun lokasinya strategis karena terhubung langsung ke Jl. MH Thamrin dan Jl. Sudirman.

Ciputra Group sendiri telah berkontribusi di jalur ini, Ciputra World 1 Jakarta yang telah beroperasi yang terdiri dari hotel, apartemen premium, pusat perbelanjaan modern, museum, theather dan gedung perkantoran Grade A. Di lokasi ini juga berdiri superblok Sementara Ciputra World 2 Jakarta yang juga memiliki hunian vertikal, dan gedung perkantoran Grade A.

Dedikasi Ir. Ciputra pada industri properti dan real estate Indonesia sangat luar biasa, perusahaan yang didirikannya sudah membangun 20 kawasan hunian kota mandiri. Sedikitnya, 100 ribu unit hunian sudah terbangun oleh Ciputra Group. Tak hanya di dalam negeri, namanya juga berkibar hingga ke manca negara, Ciputra turut andil membawa harum nama Indonesia.

Di industri properti Indonesia, sepertinya belum ada nama yang dapat disandingkan sejajar DR. Hc. Ir. Ciputra, Sang Legenda Properti Indonesia ini. Selamat jalan Pak Ci, karyamu akan selalu dikenang dan dicatat sejarah perumahan, permukiman dan penataan perkotaan di negeri ini.

Share this news.

Leave a Reply