REI Gelar Munas, Menjaga Soliditas Demi Kualitas Organisasi

By 27 November 2019Property News

PROPERTY INSIDE – Hari ini, Rabu (27/11) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) REI ke-16 tahun 2019 di Hotel Intercontinental Pondok Indah hingga 28 November 2019. Pesta demokrasi organisasi perusahaan realestat tertua dan terbesar itu dibuka Menteri ATR dan Kepala BTN Sofyan Djalil mewakili Presiden RI Joko Widodo.

Munas merupakan pemegang kekuasaan tertinggi organisasi yang diselenggarakan setiap tiga tahun dengan wewenang untuk menetapkan atau mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Selain itu menetapkan program umum organisasi, menilai laporan pertanggungjawaban DPP, dan puncaknya memilih dan menetapkan Ketua Umum DPP REI periode berikutnya.

Baca juga: Tribute To Ciputra; Selamat Jalan Sang Legenda

Ketua Panitia Penyelenggara Munas REI ke-16, Djoko Slamet Utomo mengatakan munas akan dihadiri oleh 1500 peserta yang terdiri dari 1200 anggota REI dari seluruh Indonesia dan 300 undangan dari stakeholder pembangunan perumahan baik dari kalangan pemerintah, perbankan, akademisi dan para mitra bisnis.

Menjaga Soliditas REI

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata menambahkan bahwa perhelatan munas merupakan event terbesar dan forum tertinggi organisasi REI untuk menyusun kembali orientasi organisasi untuk tiga tahun ke depan, sekaligus memilih pemimpin terbaik yang akan menahkodai REI untuk periode 2019 – 2022.

Baca juga: Affordable Housing, Ini Catatan Dan Saran HUD Institute

Ditambahkan, Munas REI ke-16 tahun 2019 mengangkat tema “Menata Kembali Regulasi dan Kebijakan yang Mendukung Program Pembangunan Perumahan Rakyat dan Bertumbuhnya Industri Properti”.

Melalui tema tersebut REI mengharapkan pemerintah dapat menyusun dan menjamin adanya regulasi yang mendukung bertumbuhnya bisnis properti sehingga aktivitas industri properti dapat berjalan dengan lebih baik, tumbuh dengan positif dan memberikan dampak secara agrerat terhadap perekonomian nasional.

Selama tiga tahun terakhir, DPP REI sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menunaikan amanah seluruh anggota dan menjadikan REI sebagai organisasi yang berwibawa di depan seluruh stakeholder dan melayani semua kepentingan anggota.

Baca juga: Pemilihan Ketum REI, Totok-Amran Siap Lanjutkan Posisi Strategis REI

Serta menjadikan organisasi sebagai barisan terdepan dalam mendukung pembangunan perumahan nasional sesuai slogan REI sebagai “Garda Terdepan dalam Membangun Rumah Rakyat”.

“Dalam perjalanan tiga tahun itu sudah banyak program dan prestasi yang kita jalankan dan capai. Namun tentunya masih ada beberapa hal yang mungkin belum tuntas terlaksana, sehingga mari kita bersama-sama menjadikan munas ini sebagai momentum untuk lebih meningkatkan kualitas organisasi di masa mendatang,” tegas Eman, demikian dia akrab disapa.

Terakhir, dia berpesan kepada seluruh anggota REI agar senantiasa menjaga soliditas organisasi. Seperti lazimnya dalam penyelenggaraan munas dan pemilihan ketua umum, tentu dinamika yang berlangsung terkadang memunculkan rivalitas antar pendukung calon ketua umum.

Baca juga: Nusa Kirana Group Optimis Membidik Pasar Kelas Menengah

Namun Eman mengingatkan bahwa sejak berdiri tahun 1972, REI sudah menyelenggarakan munas sebanyak 15 kali, dan tidak pernah sekalipun REI terpecah, malah semakin solid dan membesar.

“Saya berharap pada Munas REI ke-16 ini pun demikian, rivalitas yang muncul biarlah menjadi bunga-bunga demokrasi dalam organisasi kita yang akan memperindah kesolidan REI. Siapapun nanti yang akan terpilih menjadi ketua umum REI periode 2019-2022 marilah kita dukung bersama untuk mewujudkan REI yang solid dan bersatu,” pesan Eman.

Share this news.

Leave a Reply