Nusa Kirana Group Optimis Membidik Pasar Kelas Menengah

By 26 November 2019Cover Story, Featured

PROPERTY INSIDE – Berbicara tentang bisnis perumahan dan permukiman di Ibukota Jakarta, tak akan bisa lepas dari salah satu pengembang lawas yang satu ini. Malang melintang di industri properti tanah air, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, PT. Nusa Kirana Real Estate (Nusa Kirana Group) telah membuktikan eksistensi selama 41 tahun.

Berawal dari pembangunan perumahan Kelapa Gading Permai, pusat pemukiman terpadu sekaligus merupakan pelopor kota satelit pertama di sekitar Jakarta yang berdiri megah di atas lahan seluas 250 ha. Kini perusahaan developer yang didirikan oleh H. Zaelani Zein dan H. Syamhudi berkembang pesat dengan merambah semua sektor di bisnis properti, mulai dari residential, office building, commercial building hingga bisnis hospitality perhotelan telah mereka kembangkan.

Tercatat Nusa Kirana yang telah berdiri sejak 1978 ini telah membangun banyak proyek properti. Di antaranya adalah residential yakni, Gading Kirana, Villa Meutia Kirana, Pulo Gebang Kirana Rorotan,  Kirana Legacy dan Pesona Rorotan.

Graha Kirana Office Tower

Graha Kirana Office Tower (nusakirana.com)

 

Mereka juga memiliki beberapa kawasan komersial, yang terdiri dari Graha Kirana Tower, berlokasi di Jl. Yos Sudarso Kelapa Gading, Kirana Two Office Tower, di Pegangsaan Timur Kelapa Gading, Kirana Commercial Area (KCA) sebuah kawasan perkantoran dan pusat bisnis yang terdiri dari Kirana Three Office Tower, hotel, serta pusat perbelanjaan modern Mal Bella Terra Lifestyle Center yang berlokasi di Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading Timur.

Deputy Director Commercial & Project Nusa Kirana Group, Yokie Harsuyono tetap optimis permintaan hunian masih tetap bertumbuh di pasar properti Jakarta. Karenanya Nusa Kirana terus berekspansi menghadirkan hunian-hunian berkualitas dan terjangkau.

“Kami melihat potensi pasar ke depannya akan cukup baik, ke depan kami berencana mengembangkan project hunian terbaru di wilayah Jakarta Timur. Ada dua opsi yang akan dikembangkan di lokasi ini. Pilihannya mini town house atau lowrise apartment,” jelas Yokie.

Optimisme Nusa Kirana memang bukan tanpa alasan, terbukti marketing sales perusahaan hingga mendekati akhir tahun 2019 mencatatkan angka yang memuaskan. “Pencapaian tahun ini bisa dibilang beberapa kali lipat dari pencapaian tahun 2018 lalu,” ungkapnya.

KIRANA BOUTIQUE OFFICE

Kirana Boutique Office (nusakirana.com)

 

Target penjualan Nusa Kirana yang mencatat angka positif ini berkat shifting strategi pemasaran yang menyasar target market yang tepat sasaran. Nusa Kirana, jelas Yokie, mulai menyasar segmen konsumen rumah kelas menengah dengan range harga di bawah Rp 1 miliar atau paling tinggi Rp 1,5 miliar.

“Pasar menengah ini adalah segmen yang sangat besar kebutuhannya di Jakarta. Tahun depan, 2020, potensi pasar dan buying power masih di angka yang sama. Jadi sekarang kita lebih melihat ke kebutuhan pasar.”

Tak hanya itu, Nusa Kirana juga mendesain proyek-proyek perumahannya dengan desain back to 90s namun tetap mengadopsi gaya modern kekinian. “Karena kami melihat buyers sekarang itu sebagian besar adalah rentang usia 35 tahun sampai 40 tahu, mereka ini yang besar di zaman 90 an. Kami membangun memori dan romantisme di masa-masa mereka tumbuh dewasa.”

Lebih lanjut Yokie menjelaskan, Pesona Rorotan proyek terbaru dari Nusa Kirana telah mengaplikasikan strategi yang sesuai target hingga sukses memasarkan tahap pertama pengembangan. Selanjutnya, awal tahun 2020, Pesona Rorotan akan melansir tahap kedua, dengan kisaran harga masih di bawah Rp 1miliar.

Villa Meutia Nusa Kirana

Villa Meutia Kirana

 

Di kawasan Rorotan sendiri, Nusa Kirana memiliki landbank seluas 200 ha, angka yang cukup fantastis untuk kepemilikan lahan di Ibukota Jakarta. Landbank ini akan dibangun bertahap yang potensi capital investment-nya terus bertumbuh di kawasan tersebut.

Sementara untuk Villa Meutia Kirana (VMK), kawasan perumahan grade A yang berlokasi di Bekasi Timur, Nusa Kirana Group menawarkan properti dengan nilai investasi yang menjanjikan. Kawasan hunian ini menyediakan tiga tipe unit rumah, yakni tipe Tulip (75/68) dengan 3 kamar tidur, tipe Jasmine (90/79) dengan 3 kamar tidur, dan tips Lily (150/126) split level denyan 3 kamar tidur dan kolam renang pribadi optional.

Dari keseluruhan tipe unit tersebut, saat ini, hampir sebagiannya sudah laku terjual. Bahkan, sepanjang tahun 2019 ini, penjualan unit properti sudah mencapai hampir 70 persen.

Share this news.

Leave a Reply