PROPERTY INSIDE – Jelang akhir tahun, PT Modernland Realty Tbk. resmi membentuk perusahaan patungan (Joint Venture/JV) bersama Lotte Engineering & Construction (Lotte E&C). Perusahaan patungan itu dinamai dengan PT Lotte Land Modern Realty dengan komposisi saham Modernland Realty dan Lotte E&C masing-masing 40:60.
Selanjutnya perusahaan patungan tersebut akan membeli tanah dari Modernland Realty kurang lebih seluas 50.219 meter persegi utuk dikembangkan menjadi proyek mixed use di kawasan Jakarta Garden City.
Proyek kerjasama ini akan terdiri atas apartemen sebanyak 7 tower yang terdiri dari 32 lantai dan merangkum 3.310 unit dengan ukuran mulai dari 30 meter persegi, juga ruko sebanyak 64 unit.
Baca juga: Layanan Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Akan Digitalkan Pelayanan
Freddy Chan Vice President DirectorPT Modernland Realty Tbk. mengatakan, tren pengembangan properti yang diprediksi mulai meningkat, dengan didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil, merupakan momentum yang tepat untuk melakukan pengembangan strategis dengan mitra terpercaya di dunia.
Apalagi menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan kelas menengah yang tinggi mendorong peningkatan daya beli telah menjadi salah satu faktor yang memicu agresifitas perusahaan multinasional, termasuk pengembang properti asing untuk memperluas bisnis mereka di Indonesia.
Baca juga: Rumah Subsidi, Apersi: Pemerintah Harus Kreatif Kembangkan Skema Pembiayaan
“Secara umum, pengembang asing bertujuan untuk berinvestasi di daerah potensial untuk ekspansi bisnis mereka. Kami bangga bisa ikut berpartisipasi dalam meningkatkan investasi perusahaan asal Korea Selatan di Indonesia khususnya melalui kerjasama dengan Lotte E&C,” ujar Freddy Chan.
Sementara David Iman Santosa, Managing Director Business Development & Marketing PT Modernland Realty Tbk. mengatakan banyak perusahaan yang ingin bekerja sama untuk mengembangkan Jakarta Garden City.
Baca juga: Dapat Dana Talangan FLPP, BTN Lakukan Akad Massal
“Perseroan melihat baik adanya untuk menggandeng perusahaan lain agar bisa menambah keragaman di Jakarta Garden City untuk ke depannya, dan juga untuk mempercepat pergerakan asset di kota-kota mandiri Perseroan,” ujar David Iman Santosa.
Proyek ini menyasar segment middle dan middle upper class. Sementara, untuk pengembangannya terdiri dari beberapa phase, dimana untuk phase pertama akan di launch sebanyak 2 tower. Proyek ini rencananya akan di launching pada pertengahan tahun 2020 dan direncanakan akan mulai dibangun di tahun 2021.




