PROPERTY INSIDE – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan bahwa pembangunan infrastrukturpada lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado Bitung-Likupang selesai pada akhir 2020.
Dukungan infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR untuk lima KSPN pada 2020 adalah sebesar Rp.6,39 triliun. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
Baca juga: Program Kotaku, 43.593 Jiwa Warga Kabupaten Gorontalo Dapat Manfaat
“Hal pertama yang harus diperbaiki untuk kawasan pariwisata adalah infrastrukturnya. Selanjutnya amenities dan event, dan kemudian dilakukan promosi secara besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan akan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.
Dukungan infrastruktur untuk KSPN Labuan Bajo pada 2020 adalah sebesar Rp.1,31 triliun, yang meliputi bidang sumber daya air sebesar Rp 67,7 miliar antara lain untuk pembangunan sarpras pengaman pantai Lohbuaya Pulau Rinca.
Baca juga: Rumah Subsidi, Antara Tambahan Kuota Dan SiKasep
Kemudian untuk jalan dan jembatan sebesar Rp.420,1 miliar diantaranya untuk peningkatan jalan Kawasan Pariwisata Waecicu sepanjang dan pembangunan jalan akses pelabuhan, bidang permukiman sebesar Rp.646,3 miliar.
Sedangkan untuk penataan Kawasan Pantai Marina – Bukit Pramuka dan penataan Kawasan Puncak Waringin, serta bidang perumahan sebesar Rp.174,5 miliar pembangunan baru rumah swadaya pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 315 unit.
Untuk dukungan konektivitas pada KSPN Labuan Bajo, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang Ditjen Bina Marga telah memulainya dengan penandatanganan 5 paket pekerjaan.
Baca juga: 10 Strategi Efektif & Mudah Pemasaran Properti
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang Muktar Napitupulu berharap agar semua pihak yang terkait dalam pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo serius mengerjakannya hingga tuntas. “Paket ini tidak main-main, sehingga semuanya harus disiapkan secara serius dan nanti detail pekerjaan akan kita bahas bersama semua pihak yang terkait,” katanya.
Lebih lanjut Muktar mengatakan, kepada rekanan yang memenangkan tender, agar mengerjakan proyek infrastruktur hingga tuntas sesuai spesifikasi, karena wajah infrastruktur jalan di Labuan Bajo ditentukan oleh Jalan Soekarno-Hatta Atas dan Jalan Soekarno-Hatta Bawah.




