Rancangan Gedung ini Seperti Menyatu dengan Pohon

PROPERTY INSIDE – Kantor board tourism information di Bressanone, Italia Utara, menampilkan desain arsitektur yang unik dengan dinding beton halus melengkung yang dekat sekali dengan sebatang pohon.

TreeHugger, nama dari kantor informasi pariwisata Bressanone, didesain oleh studio lokal MoDus Architects.  Bangunan kecil ini terletak bersebelahan dengan Bishop’s Palace, sebuah vila abad ke-13 yang merupakan salah satu tempat wisata utama kota di Italia Utara.

Baca juga: Apa Isi Piramida Giza, Bangunan Tertua Di Dunia Itu

treehugger-12

Dinamai TreeHugger, karena bentuknya menanggapi sepasang pohon tua. Satu pohon berdiri di sudut paling utara, jauh dari jalan. Tetapi yang kedua terbukti lebih merupakan tantangan, mengambil sebagian ruang di bagian barat daya dari kantor ini.

Arsitek MoDus, dipimpin oleh Matteo Scagnol dan Sandy Attia, memutuskan untuk membentuk bangunan ini seolah merangkul pepohonan itu daripada menghindarinya. Mereka membungkus bangunan di sekitar pohon kedua, menciptakan cutaway melingkar dalam volume bangunan yang diterjemahkan ke dinding.

Mereka kemudian merancang dinding beton melengkung sebagai fasad bagian utara, lalu membingkai pohon pertama secara halus. Karena bangunan ini memiliki dua lantai, para arsitek dapat membuat kemunduran di permukaan tanah, yang memungkinkan banyak ruang terbuka di sekelilingnya.

Baca juga: Futuristik, Ini Rancangan Stasiun Taksi Terbang Uber Di Masa Depan

treehugger-14

Semua kaca berada di belakang beton, membuatnya tampak seperti kotak kaca yang tertutup di dalam gedung. Efeknya terbawa melalui lantai atas, di mana jendela berbentuk bukaan bersudut bulat.

Para arsitek berharap pengunjung akan menemukan kesamaan antara bangunan mereka dan paviliun Cina dan Jepang di taman istana. Desain juga referensi banyak kantor wisata lain yang sebelumnya berdiri di situs ini.

Mereka menggambarkan TreeHugger sebagai “episode terbaru dalam serangkaian pembunuhan arsitektural”, semuanya menampilkan pahatan pahatan dan proporsi yang halus.

Baca juga:  Keren, Mal Ini Punya Kota Miniatur Untuk Anak-Anak

treehugger-13

“Dokumentasi sejarah mengungkapkan garis keturunan paviliun eksentrik dan luar biasa untuk melayani pengunjung, yang telah menemui kematian malang mereka melalui pembongkaran, memberi jalan bagi korban berikutnya,” kata MoDus seperti dilansir Dezeen.

Bangunan seluas 430 meter persegi dibuka untuk umum pada bulan September 2019. Lantai dasar denah terbukanya berisi serangkaian counter dan area tempat duduk, sedangkan lantai atas dibagi menjadi kantor-kantor pribadi dan ruang kerja. Ada juga level basement dan tangga spiral menghubungkan lantai.

Share this news.

Leave a Reply