PROPERTY INSIDE – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR/Perseroan), pada Senin (2/3) lalu mengumumkan penunjukan Tevilyan Yudhistira Rusli (Yudhis) sebagai Chief Financial Officer (CFO) LKPR yang efektif pada 16 April mendatang.
Selain itu LKPR juga menunjuk Surya Tatang sebagai Chief Investment Officer (CIO). John Riady, Chief Executive Officer LPKR, menyatakan, kami percaya dalam membangun organisasi yang berbasis talenta.
“Dan saya senang dapat bekerja sama dengan Yudhis dan Surya karena kami akan terus membangun Lippo Karawaci tidak hanya menjadi perusahaan real estat yang terbesar, tetapi juga menjadi yang paling menguntungkan di Indonesia, yang akan melayani masyarakat Indonesia,” imbuhnya yang dikutip melalui siaran pers (4/3).
Baca juga: Integrasi Fisik, PT MITJ Lalukan Penataan 4 Stasiun Commuterline
Yudhis akan bertanggung jawab atas tugas dan hal-hal yang berkaitan dengan Keuangan dan Tata Kelola Perseroan dan beliau membawa serta pengalamannya lebih dari dua dekade dimana 20 tahun terakhir di Unilever.
Posisi terakhir Yudhis sebagai Chief Auditor di bisnis Global Unilever yang berbasis di London, U.K. Sebelumnya, Yudhis menjabat sebagai CFO di Unilever Indonesia selama lima tahun, mengendalikan keuangan atas bisnis dengan kapitalisasi pasar sekitar USD19 miliar.
Baca juga: Investasi Prospektif, Jakarta Garden City Tawarkan Kavling Siap Bangun
Selain itu, pada tahun 2017 beliau dinobatkan sebagai Best CFO di Indonesia oleh majalah SWA. Melalui posisi ini, Yudhis mengembangkan pemahaman yang berharga tentang konsumen Indonesia.
Selain itu dirinya memiliki pengalaman yang kuat dalam mengelola keuangan di salah satu Perusahaan konsumen publik yang terbesar di Indonesia. Dalam masa jabatannya, beliau telah menjalin hubungan yang erat dengan lembaga regulator di Indonesia.
Sementara Surya bergabung dengan LPKR pada bulan Maret 2019 sebagai Chief Financial Officer dan berperan penting dalam keberhasilan transformasi dan aksi korporasi Perseroan sepanjang tahun 2019 dan awal 2020.
Baca juga: Apersi Banten: SiKasep Harusnya Memudahkan, Bukan Menghambat
Surya berhasil memimpin dalam penyelesaian penawaran umum terbatas LPKR, pembiayaan kembali obligasi sejumlah USD 325 juta, penawaran obligasi tambahan sebesar USD 95 juta, penawaran tender obligasi, serta inisiatif utama lainnya.
Kegiatan-kegiatan tersebut secara signifikan telah meningkatkan alokasi modal, kekuatan finansial serta menurunkan rasio utang terhadap ekuitas Perseroan ke tingkat industri yang rendah yaitu 21%.
Dalam posisi barunya, Surya akan mengemban tanggung jawab untuk bisnis pengelolaan dana real estat LPKR – pendorong pertumbuhan bisnis yang menarik untuk jangka menengah serta aktivitas investasi Perseroan.




