Covid 19, REI: Sektor Properti Terpukul

By 21 March 2020Property News

PROPERTY INSIDE – Wabah virus Corona atau Covid 19 tentunya tak hanya meresahkan kesehatan yang berujung kematian. Kondisi yang kian banyak memakan korban, perlahan mulai dirasakan dampaknya pada sektor properti.

Ketua Umum Realestate Indonesia (REI) Totok Lusida mengakui bahwa dampak dari virus Corona yang menyebar ke Indonesia memukul sektor properti nasional.

Alhasil, pelaku industri properti pun akan hati-hati meluncurkan proyek baru. “Kondisi saat ini berpotensi menurunkan produktivitas dalam membangun proyek baru,” imbuhnya.

Baca juga: Imbas Corona, Open House Properti Stop, Berganti Virtual Reality

Totok menambahkan, soal seberapa jauh dan seberapa lama tidak bisa diprediksi. “Tapi saya harapkan ini bisa secepat tertangani, sehingga pengembang ini bisa bangun proyeknya lagi,” jelas Totok.

REI, kata Totok, berharap pemerintah mengerahkan segala potensinya untuk segera menyelesaikan masalah ini. Sebab jika pandemik global ini berlangsung lama terjadi di Indonesia seluruh sektor terpukul, terutama sektor perumahan.

Baca juga: PropertyInside Virtual Reality Portfolio Project 

Karena industri properti memiliki multiplier effect bagi sektor industri lainnya cukup besar. Totok menegaskan, apa yang menjadi keputusan pemerintah harus kita ikuti.

Menurut Totok, wajar saat ini banyak pengembang yang masih ragu untuk membangun atau meluncurkan produk barunya, karena masih ada rasa takut dan was was.

Baca juga: The Sanctuary Collection Gandeng OCBC NISP Untuk Mudahkan Konsumen

Belum lagi para investor yang mau berinvestasi sektor properti. “Termasuk juga para konsumen yang mau membeli rumah atau properti lainnya takut karena kondisi saat ini belum pasti,” tegasnya.

Totok berharap, institusi resmi yang bisa mensosialisasikan apa itu Corona, bagaimana penanganannya, dan bagaimana pencegahannya supaya rakyat tidak dapat informasi yang simpang siur.

Share this news.

Leave a Reply