Pembangunan Akses Bandara Kertajati, Koneksi dengan Tol Cipali dan Cisumdawu Terwujud

By 7 September 2020Infrastructure, News

PROPERTY INSIDE – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur, termasuk yang menghubungkan ruas jalan tol dengan kawasan-kawasan produktif dan pusat – pusat pertumbuhan baru.

Salah satunya adalah dengan dimulainya pembangunan ruas tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.  Pembangunan ruas tol ini merupakan penambahan lingkup Jalan Tol Cipali.

Jalan tol dengan panjang 3,7 km tersebut akan dibangun tambahan ramp sekitar 3,35 km yang akan menghubungkan bandara dengan Jalan Tol Cikampek – Palimanan (Cipali) dan Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu).

Baca juga: Hingga Akhir Agustus, Beroperasi 648 Km Jalan Tol Di Sumatera

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan dibangunnya ruas Tol Akses Bandara selama satu tahun ke depan bersamaan dengan target rampungnya pembangunan Jalan Tol Cisumdawu pada akhir tahun 2021, diharapkan akan mendukung konektivitas menuju ke Bandara sehingga berkontribusi mengembangkan kawasan Kertajati.

Menteri Basuki menegaskan, dengan rampungnya Jalan Tol Cisumdawu nanti dan tersambung dengan ruas tol akses Bandara Kertajati maka akan mengurangi waktu tempuh dari Bandung sekitar 3 jam menjadi 1 jam.

“Dengan konektivitas yang semakin meningkat maka operasional bandara akan semakin meningkat dan kompetitif, sehingga diharapkan bisa menggantikan Bandara Husein Sastranegara di Bandung,” kata Menteri Basuki dalam acara ground breaking Jalan Tol Akses Bandara Kertajati, Senin (7/9).

Baca juga: RUMAH PARA SULTAN DI JAKARTA TIMUR – ASYA JAKARTA by ASTRA MODERN LAND

Sementara Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa mengatakan, jalan tol akses menuju BIJB Kertajati terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali yang dimulai dari KM 158+700 dengan lebar lajur 3,6 meter yang memiki jumlah 4 lajur untuk dua arah.

“Pelaksanaan sebagiannya akan dilaksanakan dengan skema padat karya untuk menyerap tenaga kerja. Pembangunannya ditargetkan selama 12 bulan hingga November 2021. Namun diharapkan pada Juli 2021 sudah dapat uji coba fungsi dan laik operasi untuk keberangkatan jemaah haji Provinsi Jawa Barat,” kata Djap.

Baca juga: Pembangunan Modernland Cilejit Dikebut

Konstruksi ruas tol ini akan dibangun selama 12 bulan dengan nilai proyek sebesar Rp.692 miliar. Untuk pembebasan lahan seluas 35,89 hektar dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembangunannya dilaksanakan PT. Lintas Marga Sedaya selaku pemegang konsesi dan juga PT PP dan PT ACSET Indonusa Tbk. selaku kontraktor pelaksana.

Dengan adanya ruas tol ini, diharapkan dapat mempemudah dan mempercepat akses menuju Bandara Kertajati yang saat ini masih menggunakan jalan arteri.

Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mengembangkan potensi ekonomi kawasan sekitar sekaligus menyediakan kesempatan kerja selama masa konstruksi maupun setelah beroperasi.

Share this news.

Leave a Reply