PROPERTY INSIDE – Wakil Presiden Republik Indonesia (REI) KH. Dr Ma’ruf Amin memuji konsistensi Realestat Indonesia (REI) sebagai dalam pembangunan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
REI dinilai sudah membuktikan diri sebagai asosiasi pengembang perumahan dengan capaian pembangunan rumah terbesar selama ini.
Hal tersebut diungkapkan Wapres Ma’ruf saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI tahun 2020 yang untuk pertama kali diselenggarakan secara hybrid, Kamis (3/12).
Baca juga: Dirut BTN: Sektor Perumahan Tidak Terlalu Terpengaruh Dampak Pandemi
Wapres pun menambahkan, pada kesempatan ini saya atas nama pemerintah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada REI dan semua anggota yang terlibat dalam upaya memgurangi angka backlog perumahan.
“REI secara konsisten telah membuktikan diri sebagai asosiasi perumahan dengan capaian pembangunan perumahan terbesar di Indonesia,” ungkap wapres.
Lebih lanjut dikatakan, pemerintah percaya bahwa pembangunan perumahan tidak hanya akan berdampak positif terhadap perekonomian tetapi juga akan mengangkat kualitas hidup masyarakat.
Baca juga: Apple3 Condovilla Gandeng BRI Terkait KPA
Hal itu disebabkan sektor perumahan dan properti merupakan klaster industri yang melibatkan lebih dari 150 jenis usaha di sektor riil dan menyerap banyak lapangan kerja.
Oleh karena itu, wapres menyatakan pembangunan sektor perumahan perlu didukung sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat.
Sejak diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2015, Program Sejuta Rumah (PSR) sampai 16 November 2020 sudah terealisasi sebanyak 5,4 juta unit, dan lebih dari 70% diantaranya dinikmati oleh golongan MBR.








