PROPERTY INSIDE – Sejak tahun lalu pemerintah terus melakukan perbaikan ekonomi dengan berbagai cara. Di sektor properti sejumlah insentif dan stimulus dilakukan melalui keringanan suku bunga dan pajak.
Bahkan baru-baru ini Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan relaksasi terkait rasio loan to value/financing to value atau LTV/FTV untuk kredit pembiayaan properti menjadi maksimal 100 persen. Ini semua akan bergairahkan pasar properti di semua sub sektor.
Dukungan dan stimulus pemerintah ini, menurut Andreas Raditya, General Manager Ciputra Group memberikan optimisme para pelaku industri properti yang di awal tahun ini melanjutkan pemasaran proyek-proyek terbarunya.
Baca juga: Stimulus Pemerintah Dorong Minat Masyarakat Beli Apartemen
Ciputra Group sendiri, ungkapnya, dalam waktu dekat akan melaksanakan pemilihan unit oleh konsumen yang sudah nyatakan komitmen membeli unit apartemen Citra Landmark di Jakarta Timur.
Citra Landmark menawarkan harga unit apartemen mulai Rp300 jutaan ini pada Maret 2021 mendatang akan melakukan proses pemilihan unit. Saat ini menurut Andreas, Nomor Urutan Pesanan (NUP) sudah mencapai 566 NUP dari jumlah unit tower pertama yang dipasarkan sebanyak 519 unit.
“Kami yakin, hingga waktu yang kita tentukan jumlah pemesanan unit akan mencapai di angka 800-an. Menariknya dari jumlah 565 konsumen yang sudah pesan nomor unit tersebut didominasi oleh usia muda, konsumen antara 25 tahun sampai 35 tahun jumlahnya 50 persen. Ini sesuai target pasar Citra Landmark yang menyasar milenial atau segmen usia muda,” tegas Andreas.
Baca juga: Kementerian PUPR : Masalah Perumahan Perlu Ditangani Dengan Serius
Andreas menambahkan, selebihnya konsumen di usia 35 sampai 45 tahun dan di atasnya yang merupakan konsumen dengan motif investasi atau membeli untuk anaknya.
Andreas yakin Citra Landmark yakin akan cepat diserap oleh pasar karena memiliki kelebihan dari sisi lokasi, terkait infrastruktur dan juga moda transportasi masal akan menjadi incaran konsumen.
Apalagi segmen milenial yang sangat detail dalam memilih produk huniannya. Segmen milenial ini selalu memiliki referensi cerdas dalam memilih huniannya, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mengetahui produk yang akan dibelinya.
Baca juga: Sukses Dengan Tanglin Parc, Sanctuary Collection Pasarkan Newton Spring
“Pengalaman saya, melalui proyek apartemen Citra Landmark, kebanyakan milenial yang melakukan pembelian mengetahui produk kita melalui teknologi digital, seperti sosial media, website produk dan lainnya,” tegasnya.
Citra Landmark menurut Andreas memiliki lokasi strategis dan memiliki konekvitas dengan infrastruktur dan moda transportasi lebih diminati konsumen. “Dekat dengan jalan tol, dekat dengan moda transportasi seperti LRT, MRT, Busway dan lainnya akan memudahkan beraktifitas,” tegasnya.








