Sandiaga Uno: Bangkitkan Sektor Parekraf dengan Kolaborasi Kolosal

By 4 March 2021News

PROPERTY INSIDE – Sektor pariwisata adalah salah satu sektor dengan kontribusi terbesar bagi devisa negara. Namun  belakangan ini sektor pariwisata adalah sektor yang paling terdampak dan terpukul akibat pandemik covid-19.

Padahal industri pariwisata merupakan salah satu cara yang tepat dalam meningkatkan kemajuan ekonomi masyarakat baik lokal maupun global. Selain menghasilkan devisa negara, sektor pariwisata mempunyai pengaruh dan manfaat yang banyak untuk memperluas lapangan kerja, serta menjaga kelestarian alam dan mengembangkan budaya lokal.

Di saat pandemik seperti sekarang ini, dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak agar industri besar ini kembali bergerak. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam diskusi Forwada bertajuk “Membangkitkan Optimisme Industri Pariwisata Nusantara,” Kamis, (4/3), menyampaikan bahwa perlu kolaborasi kolosal untuk menggenjot kunjungan pariwisata.

Baca juga: Potensi Wisata Kelas Menengah RI 55 Juta Orang, Sandiaga Optimis Pariwisata Pulih Kuartal II 2021

“Kolaborasi itu harus dijalin dengan berbagai instansi terkait instansi seperti Kementrian Luar Negeri, Kementrian Hukum & HAM, Satgas Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan Kementrian Perhubungan serta juga elemen masyarakat dan dunia usaha,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bonai Subiatko, Sekretaris Perusahaan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), mengatakan pihaknya turut mendukung bangkitnya pariwisata tanah air, dengan menginisasi program Pembiayaan Homestay.

Program Pembiayaan Homestay ini diperuntukan bagi masyarakat di desa wisata. Dalam proram ini SMF bermitra dengan stakeholder antaralain dengan kementrian pariwisata lewat  deputi bidang industri dan investasi.

Baca juga: Catat..!! Ini Lokasi Camping Ground Favorit Para Backpakers Di Bali

Pihkanya juga sudah melakukan penandatangan MOU dan PKS dengan Kemenparekraf untuk kerjasama dalam pembiayaan homestay, dimana dalam penyalurannya SMF bekerjasama dengan BUMDES. Program ini ditujukan untuk desa wisata yang sudah memiliki Homestay dan telah beroperasi dengan baik dan memiliki rencana penembangan.

Sementara, Bupati Kabupaten Gunung Kidul,  Sunaryanta menuturkan pihaknya saat ini tengah mengembangkan sport tourism untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik asing maupun domestik. Menurutnya, pengembangan sport tourism di Gunung Kidul tidak terlepas dari banyaknya objek wisata di wilayahnya. Penggarapan sport tourism ini dilakuan dengan melibatkan komunitas dan Pokdarwis dan pihak swasta.

Beberapa event sport tourism yang sudah dan akan terus dikebangkan antara lain, Beach Volley, Marathon Internasional, Paralayang internasional, MX GP Series, Tour the Gunung Kidul dan Yoga Vestifa.

“Kita berharap ada efek berantai dari dilaksanakannya sport tourism berskala internasional, dan ini pasti akan melibatkan berbagai stakeholder lainnya seperti hotel dan homestay, yang  sejak sekarang ini kita telah mulai siapkan. Semoga setelah pandemic ini segera terwujud,” kata dia.

Baca juga: Sejarah & Legenda Pura Tanah Lot Yang Termasyhur

Pelaku usaha pariwisata, Irvan Muthalib mengaku sangat optimis pariwisata Indonesia akan bangkit kembali, terutama setalah adanya program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Founder & CEO Halttravel ini juga mengajak seluruh insan pariwisata untuk tetap optimis seraya berharap bantuan dari media massa untuk terus menggaungkan bahwa Indonesia punya objek wisata yang tidak kalah dari luar negeri.

Sementara Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP menyebutkan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi termasuk ekonomi kreatif pihaknya telah menginisiasi Program #TAYTB Women Warriors yang menghadirkan solusi menyeluruh untuk mendukung perempuan Indonesia menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dengan maksimal.

Menurutnya, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan basis pengusaha perempuan terbesar di dunia di mana data dari Bank Indonesia menyebutkan bahwa lebih dari 60% dari total 57,83 juta UMKM Indonesia dijalankan oleh pengusaha perempuan.

Solusi yang didapat dari Program #TAYTB Women Warriors antara lain; Manage: layanan perbankan yang memungkinkan pengusaha perempuan untuk mengatur keuangan baik pribadi dan bisnis dengan mudah, aman dan nyaman, kapan saja dan dimana saja.

Share this article:

Leave a Reply