PROPERTY INSIDE – Saat weekend suasana Jababeka Golf selalu ramai. Menariknya para pemain golf yang hadir di lapangan yang berada kawasan Kota Jababeka ini kebanyakan ekpatriat dari Jepang, jumlahnya hampir 90 persen.
Ya, sejak awal dikembangkan pada awal tahun 1990-an, Cikarang dikemas sebagai kawasan industri skala multinasional. Hingga kini jumlah industri yang ada di Cikarang mencapai angka 4 ribu dan jumlah ekspatriat dari Jepang mencapai 10 ribu orang.
Kawasan ini dikembangkan oleh dua developer raksasa, Lippo Group dan PT Jababeka Tbk dengan lokasi proyek berseberangan dengan lahan yang luas. Seperti Kota Jababeka luasnya 800 hektar sedangkan Lippo Cikarang mencapai 3 ribu hektar dan keduanya menyatukan kawasan hunian dan industri plus dengan segala fasilitasnya.
Baca juga : Sejarah Lahirnya Konsep Pengembangan Jabotabek
Dengan potensi ekspatriat yang bekerja di kawasan industri ini melahirkan produk properti dengan sentuhan konsep Negeri Sakura. Seperti Kawana Golf Residence adalah hunian yang menyasar penyewa kalangan ekspatriat karena memiliki kelebihan berupa lapangan Jababeka Golf & Country Club sebagai fitur utamanya.
Dalam mengembangkan Kawana Golf Residence, Jababeka Residence mendirikan joint venture dengan perusahaan properti Jepang, Creed Group. Maka, Kawana Golf Residence penuh nuansa Jepang, mulai dari arsitekur, fasilitas, pelayanan, hingga makanan.
Respon dari investor untuk membenamkan uangnya di Kawana Golf Residence sangat luar biasa. Terbukti launching Kawana Golf Residence Tahap II pada Maret lalu dengan total keseluruhan 234 unit berhasil terserap sebanyak 95%.
Baca juga : Klaster Baru Kota Deltamas Tawarkan Promo Libur Bayar Cicilan Dua Bulan
Direktur PT Jababeka Creed Residence, Handoyo Lim mengatakan, pada April dan pembangunan Tower I Kawana Golf Residence sudah dimulai dan diharapkan selesai dalam jangka waktu 24 bulan. “Sehingga dapat segera memenuhi kebutuhan ekspatriat di Cikarang dan sekitarnya,” imbuh Handoyo.
Selain Kawana Golf Residence, Jababeka Golf City juga akan mencakup pengembangan berkonsep Jepang lainnya seperti area komersial Japan Village yang berfokus pada tenant food & beverages, mixed-use development Little Tokyo yang dikembangkan bersama PT PP Properti-Jababeka dan Senior Living @D’Khayangan yang merupakan joint venture Jababeka dengan Longlife City Ltd. asal Jepang.
Baca juga : Tower I Sold Out, Kawana Golf Lakukan Groundbreaking
Selain itu area komersial pun dikemas dengan sentuhan dan kebutuhan warga Jepang, seperti Mayfair Plaza Indonesia Jababeka, Japanese Mall (Little Tokyo Jababeka), dan Japan Village. Berkembangnya Kota Jababeka dengan menyasar ekpatriat dari Negeri Sakura ini pun menstimuli developer lain ekspansi ke kawasan ini.
Contohnya Selaras Land dengan proyek Grande Valore, apartemen eksklusif dengan jumlah terbatas (445 unit) diklaim dengan konsep Japanese Luxurious yang pertama di Cikarang.
Beragam fasilitas yang ada semuanya berbau Jepang, seperti comercial area seperti Japanese massage, Japanese restaurant, kafe hingga library yang berisi buku-buku berbahasa Jepang. Bahkan untuk berbagai bahan makanan dari Jepang pun didatangkan dari negeri asalnya untuk lebih mewarnai konsep Japanese pada Grande Valore.
Baca juga : Tak Hanya Lokasi, Digital Marketing Jadi Cara Jitu Jualan Properti di Zaman Now
Menyusul kemudian Vasanta Innopark yang dikembangkan PT Sirius Surya Sentosa. Sukses dengan tower pertama, Aoki. Vasanta Innopark pada bulan lalu tower keduanya yaitu Botan. Mengusung konsep ‘Integrated City Within A City’ dengan luas 12 hektar.
Vasanta Innopark adalah sebuah hunian dan pusat komersial dengan lokasi yang strategis didalam kawasan industri MM2100 dan disekitarnya dengan ribuan karyawan yang sebagian besar berasal dari Jepang.
Hal tersebut menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi Vasanta Innopark, peluang menjaring pangsa pasar atau captive market ini mampu mensukseskan penjualan tower pertamanya Tower Aoki, dimana sebanyak 91% berhasil terjual hanya dalam waktu 5 jam.
Reggy Widjaya, President Director Vasanta Innopark mengatakan Tower Botan adalah karakter yang dihadirkan dalam fasad unit apartemen Vasanta yaitu modern minimalis.
“Hal ini terlihat dari adanya bathtub yang tersedia diseluruh unit tipe one bedroom dan two bedroom berbeda dengan tower terdahulunya,” jelas Reggy.
Kehadiran produk yang menyasar segmen yang memiliki captive market tentunya menarik karena memiliki potensi yang besar. Walau menyasar segmen yang sama, kehadiran produk-produk ini saling mengisi antara yang satu dan lainnya.




