Energi Kementerian PUPR Turut Sukseskan Asian Games 2018

By 3 September 2018Property News

PROPERTY INSIDE – Hajatan besar Asian Games usai sudah, penutupan ajang lomba olahraga tingkat Asia tersebut di lakukan di Gelora Bung Karno Jakarta kemarin malam (02/9). Presiden RI Joko Widodo berhalangan hadir karena sedang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB) meninjau lokasi pengungsian paska gempa awal Agustus lalu.

Presiden menyampaikan pesannya melalui video teleconference bahwa Asian Games ke-18 telah menampilkan energi Asia yang sesungguhnya bersatu membawa kebaikan bagi dunia.

Apresiasi atas sukses penyelenggaraan Asian Games disampaikan oleh Presiden OCA Sheikh Ahmad bahwa Indonesia telah bekerja keras menyiapkan ajang ini dalam waktu singkat.

Baca juga : Pacu Penjualan UResort Jalin Kemitraan dengan IPB

Indonesia telah mewujudkan mimpi dan energi Asia menjadi kenyataan mulai dari tempat, kompetisi, warna warni dan keramahtamahan rakyatnya yang tak akan terlupakan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berbangga atas kesuksesan penyelenggaraan Asian Games kemarin.

Dalam mempersiapkan venue dan non venue Asian Games, Menteri Basuki  Hadimuldjono yang saat penutupan mendampingi Jokowi mengatakan, dari 79 venue dan non venue pertandingan, sebanyak 33 venue dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

Baca juga : Meikarta Mulai Serahterimakan Unit Apartemen Tahap I

“Selain itu 27 venue oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Selatan dan 19 oleh Inasgoc. Kementerian PUPR juga ditugaskan untuk membangun 14 sarana pendukung (non-venue) seperti Wisma Atlet Kemayoran dan Jakabaring, serta penataan kawasan kompleks GBK,” imbuh Basuki melalui press release yang diterima www.PropertyInside.id.

Basuki juga menegaskan,  dengan waktu persiapan yang terbatas, kita mampu menyelesaikan seluruh infrastruktur Asian Games 2018 tepat waktu dan tepat mutu, ini menjadi tantangan tersendiri.

“Ini kerja keras tim Kementerian PUPR di Direktorat Jenderal Cipta Karya, Penyediaan perumahan, Sumber Daya Air, serta Sekretariat Jenderal yang mendukung teknis administrasinya,” ucap Basuki.

Baca juga : Himperra Siap Pasok Rumah Subsidi 120 Ribu Unit di 2019

Tantangan lainnya khusus di Kawasan GBK, dari 16 venue yang dibangun, 6 diantaranya adalah bangunan gedung cagar budaya sehingga renovasi itu harus mematuhi ketentuan, seperti  tidak mengubah struktur dan arsitektur bangunan.

Renovasi venue di Kompleks GBK juga terikat aturan koefisien dasar bangunan yang harus memperhatikan fungsi kawasan GBK sebagai ruang terbuka hijau. Saat ini 80% dari luas kawasan kompleks Gelora Bung Karno adalah ruang terbuka hijau yang menjadi paru-paru kota Jakarta.

Di sisi lain, renovasi arena juga harus memenuhi ketentuan federasi cabang olahraga di tingkat internasional. Beberapa mendapat pengakuan sebagai salah satu venue terbaik di Asia.

Pernyataan itu datang dari sejumlah perwakilan federasi cabang di Asia, seperti pada arena akuatik, dayung, hoki, dan jetski yang semuanya dinilai sebagai yang terbaik. Tata cahaya Stadion GBK saat ini merupakan salah satu yang terbaik di Asia.

 

Share this news.

Leave a Reply