PROPERTY INSIDE – Crown Group, pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia, mengumumkan pengembangan proyek properti terbarunya. Proyek yang berlokasi di 48 O’Dea Avenue Waterloo, akan terdiri dari 384 unit apartemen mewah, dengan lima menara hunian.
Dalam siaran pers yang diterima www.PropertyInside.id, Senin (03/09) di Jakarta, Crown Group menyampaikan bahwa proyek bertajuk Mastery by Crown Group ini memiliki fasilitas bergaya resor, ruang olahraga dan ruang komunitas, serta area ritel di lantai dasar yang terdiri dari restoran, kafe dan pertokoan, ditambah lagi kolam renang kantilever infinity pool yang terletak di atap bangunan.
Baca juga: “Bisnis Kapsul Hotel Bandara Tidak Menjanjikan”
Mastery by Crown Group sendiri merupakan kolaborasi visi tiga pemimpin industri properti di sana. Ketiganya adalah Iwan Sunito – CEO Crown Group, Kengo Kuma – arsitek dunia asal Jepang dan arsitek yang berbasis di Sydney, Koichi Takada.
Kengo Kuma adalah otak di balik proyek pengembangan yang sangat menarik perhatian ini. Apartemen 19 lantai secara inovatif menampilkan eksterior hijau dengan taman yang rimbun, dirancang Kuma untuk menciptakan hutan vertikal Waterloo.
Empat menara hunian lainnya Koichi Takada Architects, dengan tiga menara rancangan dan satu menara lagi dirancang oleh arsitek yang berbasis di Sydney, Silvester Fuller. Rancangan mereka menambahkan perspektif lokal yang unik pada desain bangunan.
Baca juga: Percaya atau Tidak? Arsitektur Menakjubkan ini Berada di Korea Utara
Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan visinya untuk Mastery by Crown Group adalah untuk menciptakan komunitas yang dinamis dan beragam di pinggiran kota Sydney.
“Melalui Mastery by Crown Group, kami menciptakan pusat kota baru, komunitas yang unik di mana orang dapat bertemu, terhubung, belajar, bersantai, dan bermain bersama, menikmati kehidupan komunitas yang berwarna di daerah pinggiran kota yang sedang berkembang ini, ”kata Iwan.
Iwan menambahkan, kolaborasi Crown Group dengan Kengo Kuma dan Koichi Takada adalah sebuah kehormatan yang istimewa. “Kengo Kuma dan Koichi Takada memiliki gaya unik masing-masing dan etos mereka sendiri yang merupakan pemimpin sejati di bidangnya.”
Baca juga: Studio Arsitek ini Tawarkan Kolam Renang Terapung untuk Kota-kota Pantai Dunia
“Saya merasa kolaborasi keduanya akan mengarah pada sesuatu yang baru dan unik untuk Sydney. Kami sangat gembira dapat mengambil langkah berikutnya untuk mendorong lebih jauh arah kota Sydney yang semakin diakui atas keunikan arsitekturnya,” kata Sunito.
Menara apartemen bergaya “hutan vertikal” di jantung Mastery by Crown Group akan menjadi proyek hunian pertama oleh Kengo Kuma and Associates di Australia. “Tujuan kami adalah untuk memberikan suasana yang hangat dan alami kepada masyarakat dengan strategi desain yang unik,” kata Kuma.
Baca juga: Bagaimana Cara Blockchain Mengubah Wajah Bisnis Properti?
Sementara Koichi Takada juga menyampaikan rasa hormatnya dapat merancang tiga dari lima menara Mastery by Crown Group. Takada memulai karirnya di Tokyo dan pindah ke Sydney pada tahun 1997.
“Ini adalah sebuah kehormatan luar biasa bagi saya untuk dapat bekerja sama dengan sensei Kuma, seorang master arsitektur Jepang. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, ”kata Takada.




