Maksimalkan Digital Marketing, Dalam 3 Tahun Hekta Karya Sukses Garap 7 Proyek

By 20 October 2018Property News

PROPERTY INSIDE – Pesatnya perkembangan teknologi digital dewasa ini telah mendorong perubahan cara pemasaran properti bagi banyak developer. Para developer berlomba berinovasi menerapkan strategi digital marketing dalam menjual produk-produk propertinya.

Memang tidak semua developer sukses menerapkan strategi digital marketing ini, namun tidak demikian Hekta Karya Group, developer yang fokus dalam pengembangan proyek-proyek rumah tapak (landed house). Mereka sukses memaksimalkan strategi digital marketing dalam memasarkan produknya.

Baca juga: Properti Karawang Kian Bergoyang

Head of Promotions Hekta Karya Group, Hery Kurniawan menjelaskan, sejak pengembangan proyek perdana mereka di tahun 2016 lalu, hingga kini telah mencatatkan portofolio penjualan yang sebagian besar berasal dari promosi digital (online).

“Kami mencatat penjualan di tujuh proyek Hekta Karya sebanyak kurang lebih 80% closing berasal dari pemasaran online. Memang tidak mudah melakukan penetrasi pasar dengan strategi digital ini, kita harus membuat profiling produk sekaligus target market,” jelas Hery.

Bumi Bintaro Asri 2

Menurutnya, jika promosi digital yang dilakukan tidak tepat sasaran, maka developer tidak akan mendapat trust konsumen atau bahkan promosi yang dilakukan akan sia-sia.

Baca juga: Nempel dengan BSD, Cisauk Kian Diminati

Menilik portfolio penjualan Hekta Karya untuk 7 proyek hunian yang dikembangkannya, pencapaian marketing sales mereka patut diacungi jempol.

Bagaimana tidak, hanya dalam tiga tahun berjalan grup pengembang ini mampu membukukan penjualan lebih dari Rp 100 miliar atau kurang lebih sekitar 200 unit rumah.

“Saat ini Hekta Karya fokus dalam pengembangan rumah-rumah kelas menengah mulai harga Rp 400 jutaan hingga Rp 1,4 miliar. Segmen kelas menengah ini adalah generasi millenial, keluarga muda, professional muda dan lain-lain, mereka ini sangat melek teknologi dan inilah yang menjadi target market kami,” lanjut Hery.

Head of Sales Marketing Hekta Karya, Firmansyah menambahkan bahwa strategi digital yang diterapkan lebih banyak menyasar kepada listing-listing dan media sosial. Menurutnya, karakter pembeli saat ini lebih digital minded, tidak lagi terbatas waktu dan jarak.

Baca juga: Klaim yang Pertama di Indonesia, The Lana Lansir Unit Dual-Key Mewah

“Konsumen sekarang lebih kritis dalam membeli rumah. Mereka sangat kritis membandingkan harga, konsep, aksesibilitas, dan juga fasilitas yang tersedia sebelum memutuskan untuk membeli rumah. Dan semua informasi itu dapat dengan mudah mereka temukan di era digital ini,” ungkap Firman.

Bumi Cisauk Asri

Lebih lanjut Firman menjelaskan, meski mengandalkan pemasaran digital, Hekta Karya juga konsisten akan kualitas untuk menjaga kepuasan konsumen. Mereka menerapkan konsep hunian modern cluster yang sesuai dengan urban lifestyle masyarakat perkotaan saat ini.

“Selain itu, kami juga mengandalkan nilai jual properti yang harganya lebih murah dibanding pengembang-pengembang properti besar. Ini dilakukan untuk memberi peluang lebih tinggi untuk kenaikan nilai investasi atau capital gain dari rumah yang dibeli konsumen. Ujungnya konsumen diuntungkan,” kata Firman.

Baca juga: Terserap 60% Unit, Podomoro Park Tawarkan Promo Menarik Jelang Akhir Tahun

Saat ini Hekta Karya telah mencatatkan 7 portfolio proyek yang keseluruhannya merupakan proyek rumah tapak. Proyek-proyek tersebut adalah Bumi Cisauk Asri, Bumi Bintaro Asri 1, Bumi Bintaro Asri 2, Bumi Perigi Bintaro, The Viva Bintaro, Bumi Pamulang Asri, dan Griya Betung Tangerang.

“Kami juga sedang berencana mengembangkan land bank kami di kawasan Ciputih, dengan luasan 5 ha. Kemudian di kawasan Bintaro sekitar 3 ha. Keduanya masih menyasar segmen pasar kelas menengah,” tutup Hery.

Share this news.

Leave a Reply