Golden Development, Menantang Pasar dengan Produk Terbaik

By 23 February 2019Cover Story, Featured

PROPERTY INSIDE – Salah satu developer yang paling ekspansif mengembangkan proyek baru dalam 2 tahun terakhir adalah Golden Development yang merupakan anak perusahaan GNA Group.

Developer yang berdiri sejak tahun 2010 ini  telah menelurkan belasan proyek, berawal dari hanya belasan unit rumah dan kini Golden Development banyak mengembangkan perumahan dengan lahan berukuran puluhan hektar.

Walau tahun ini ada hajatan politik,  Founder GNA Group, Gregorius Gun Ho, menyatakan optimismenya terhadap industri properti. Menurutnya, kebutuhan rumah khususnya landed house tak pernah surut.

Golden Park 2 Serpong.

Mengembangkan bisnis properti dengan kekuatan produk, Golden Development mengandalkan konsep arsitektur desain yang menarik dengan harga terjangkau.

“Kita lihat peluang karena suplay & demand lebih besar demand-nya, tentunya untuk segmen menengah bawah. Ini kita jadikan peluang dan saya selalu memaksimalkan kesempatan yang ada,” tegasnya.

Gun Ho tak menampik, bahwa bisnis properti ada siklusnya. Kondisi pasar yang kurang bersahabat dalam beberapa tahun ini harus tetap dihadapi. Menurutnya harus tetap survive, dan yang penting sebagai developer harus bisa menjaga ritme perusahaan, yakni cash flow.

Untuk itu dalam mengembangkan proyek, Golden Development tak memanfaatkan dana perbankan. Golden Development bersterategi dengan cara partnership dengan pemilik lahan atau pun investor dalam pengembangan proyeknya.

Golden Park 2 Serpong.

Tahun ini, menurut Gun Ho, Golden Development telah menyiapkan proyek baru ke pasar. Saat ini rencana proyek tersebut masih dalam tahap pematangan konsep dan persiapan tahapan perizinan.

“Mudah-mudahan setelah Pemilu bisa mulai berjalan dan selain itu pada tahun ini kita fokus melanjutkan proyek yang telah kita kembangkan pada tahun lalu. Selain Golden Park3 @Serpong juga ada Golden Hills yang baru kita luncurkan di bulan Desember tahun lalu,” tegasnya.

Golden Hills adalah produk terbaru dari Golden Development yang menyasar segmen pasar menengah bawah dengan harga mulai Rp300 jutaan. Berlokasi di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat dengan dimensi lahan seluas 12 hektar, Golden Hills dikemas dengan konsep rumah cluster.

Golden Stone Serpong.

Tahap awal dipasarkan cluster Alpen yang terdiri dari 327 unit yang terdiri atas tiga tipe yakni, tipe Assisi (6×10) dengan luas bangunan 30 meter persegi, tipe Cortona (6×12) dengan luas bangunan 36 meter persegi, dan tipe Andalusia (7×14), dengan luas bangunan 60 meter persegi.

Gun Ho menegaskan, Golden Hills lokasinya sangat strategis, berada dekat dengan rencana jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 3 BSD – Ciseeng, 20 menit dari tol BSD, dan 15 menit dari stasiun KRL Commuterline Rawa Buntu.

“Kawasan ini relatif masih asri dan sejuk. Memiliki potensi yang besar karena wilayah Serpong yang merupakan alternatif pilihan bagi para pencari properti.”

“Sudah mulai padat dan harganya sudah tinggi. Saat ini harga properti di kawasan Gunung Sindur masih terjangkau bagi segmen pasar kelas menegah bawah,” ujar Gun Ho.

Selain lokasi yang strategis dan harga yang reasonable, desain rumah Golden Hills juga mengusung konsep moderen minimalis, dengan ceiling tinggi, dan memiliki sistem keamanan satu pintu plus CCTV.

Dilengkapi fasilitas sport club yang akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi para penghuni. “Dalam waktu dekat sport club akan kita bangun lebih dulu untuk membuktikan ke konsumen bahwa kita membuat fasilitas ini,” kata Gun Ho.

Progress pembangunan Golden Stone Serpong.

Kita lihat peluang suplay & demand, lebih besar demand, tentunya untuk segmen menengah bawah.

Gregorius Gun Ho – Founder GNA Group

Setelah sukses dengan proyek Golden Park 1 @Serpong, Golden Park 2 @Serpong, di 2018 lalu Golden Development juga melansir Golden Park 3 @Serpong. Dalam pengembangannya, Gun Ho mengatakan, konsep yang dikembangkann di Golden Park 3 @Serpong hampir sama dengan yang pertama dan kedua.

“Area hijau yang luas, fasilitas pendukung seperti club house, cctv, sport club, serta spesifikasi material berkualitas tetap kita utamakan,” kata Gun Ho.

Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 17 hektar yang terdiri dari tiga cluster. Tahap pertama yang dipasarkan adalah cluster Athena berjumlah 370 unit yang terdiri dari 4 tipe, yaitu tipe Eyrine (5×10) 1 lantai, Oryza (6×10) 1 lantai, Rhea (5×10) 2 lantai, dan tipe Luna (7×12 – 7×15) 2 lantai dengan harga mulai dari Rp399 juta hingga Rp1 miliaran.

Golden Park 3 @Serpong saat ini fokus pada tahap penataan infrastruktur, disusul kantor marketing sekaligus sport club dan show unit. Ruang terbuka hijau masih menjadi prioritas dan telah menjadi komitmen Golden Development untuk selalu mengedepankan green concept pada tiap proyeknya.

Marketing Gallery Golden Park 3.

Selain fokus pada proyek barunya, Golden Development juga fokus dengan proyek sebelumnya yang masih dikembangkan. Proyek tersebut adalah Golden Stone @Serpong dan Golden City Bekasi yang ukuran lahannya cukup luas dan merupakan proyek jangka panjang perusahaan yang ke depannya akan ada bangunan vertikal.

Seperti di Golden Stone @Serpong dalam masterplan-nya akan ada apartemen. Kehadiran produk vertikal ini terkait lokasi proyek yang nempel dengan kawasan Gading Serpong.

Saat ini Golden Stone @Serpong masih fokus memasarkan produk di cluster Agate yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 900-an juta. Sementara untuk proyek Golden City, GNA Land menawarkan rumah harga Rp600 jutaan yang terangkum dalam cluster Greenwood dan cluster Diamond.

Dikonsep sebagai hunian terpadu dengan luas lahan mencapai 30 hektar, proyek ini lokasinya dekat dengan Stasiun commuterline Bekasi dan Mal Summarecon Bekasi. Salah satu fasilitas yang sedang dikembangkan di Golden City saat ini, adalah Rumah Sakit Awal Bros yang konstruksinya sedang dalam tahap pembangunan.

Share this news.

Leave a Reply