BJ Habibie: Meisterstadt Batam Menjadi Destinasi dan Wisata Internasional

PROPERTY INSIDE – Mega proyek Meisterstadt Batam meluncurkan Erleseen Tower yang merupakan produk premium yang diyakini akan menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura.

Erleseen Tower dilengkapi dilengkapi sky pool and private lounge dengan pemandangan pulau-pulau cantik yang mengelilingi wilayah Pulau Batam.

Acara peluncuran bertajuk Global Launching Erleseen Tower sendiri dilakukan pada hari Senin (29/04) laluyang dihadiri oleh Presiden ketiga RI, BJ Habibie.

Baca juga: Penthouse, Produk Exclusive Meisterstadt Batam Mulai Pasarkan

Meisterstadt Batam dikembangkan oleh PT Pollux Barelang Megasuperblok atau yang biasa dikenal dengan brand Pollux Habibie International – perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar BJ Habibie.

Dalam sambutannya, Habibie mengatakan, bahwa pengembangan megasuperblok Meisterstadt Batam akan terus berlanjut dengan pengembangan fase kedua.

Fase kedua ini akan lebih menekankan proyek senilai US$1 Billion ini sebagai tujuan investasi dan wisata bertaraf internasional.

Baca juga: Batam, Gula-gula Investasi yang Tak Pernah Mati

“Batam selalu berada dekat di hati saya, karena sejak awal kami sudah melihat bahwa kedepannya Batam akan menjadi penghubung antara Indonesia dengan dunia,” ujar Habibie.

Dirinya menjelaskan, ketika menjabat sebagai Kepala Otorita Batam periode 1978 hingga 1998 dan dalam perjalanannya menitikberatkan pada pembangunan industri berbasis manufaktur.

Setelah berjalan dengan baik, maka Batam sekarang telah menjelma menjadi salah satu pusat utama industri berat di Indonesia.

Baca juga: Segera Dibangun “Jembatan Digital” Senilai Rp 350 miliar di Nongsa, Batam

“Kita harus terus berinovasi, membangun dan maju. Saya sangat senang dan bangga menjadi bagian dari pengembangan ini karena Meisterstadt Batam adalah wujud nyata dari hasil pencapaian Batam ketika kita memiliki keberanian dan visi untuk berpikir besar,” ungkapnya.

Menurutnya lagi proyek Meisterstadt Batam menunjukan kesungguhan komitmen P0llux Habibie International, dilihat dari skala dan dampak ekonomi yang akan disumbangkan proyek ini.

Baca juga: Wacana Pemindahan Ibukota (1): Beban Jakarta Sudah Terlalu Berat

“MeisterstadtBatam akan mendorong perekonomian  di Batam seiring perubahan dari industri berat menjadi pusat penyedia jasa dan wisata,” ujar Habibie.

Dengan lokasinya yang hanya 30 menit dengan kapal Feri dari Singapura, Batam dipandang oleh para investor sebagai Shenzen di masa depan. Menjadi pusat manufaktur yang ditopang oleh industri jasa.

“Dan bisa menjadi basis bagi para investor dan pelaku bisnis internasional yang ingin mengakses pasar domestik Indonesia yang luas,” ungkap Habibie.

 

Share this news.

Leave a Reply