PROPERTY INSIDE – Era digital memang tidak bisa lepas dari semua lini, termasuk industri real estate. Peluang bisnis teknologi di segmen industri properti/real estate mulai menunjukkan kilaunya dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak perusahaan-perusahaan rintisan (start-up) di bidang ini yang telah membuktikan eksistensi mereka dalam skala lokal maupun global. Hebatnya lagi, bisnis properti teknologi atau yang sering disebut proptech/realtech ini melahirkan banyak para eksekutif muda.
Baca juga: Apa Itu PropTech ?
Bisnis ini tidak hanya didominasi oleh kaum pria saja, para wanita muda pun banyak menampakkan taringnya sebagai leader maupun influencer di bidang ini. Berikut www.PropertyInside.id melansir 5 perempuan hebat yang mendirikan dan memimpin perusahaan-perusahaan proptech global;
Beatrice Fischel-Bock dari Hutch
Pendiri Hutch (lalu ZOOM Interiors) ini sejak berkampus di George Washington University, telah menjabat sebagai CEO. Hutch adalah platform online dan seluler yang memadukan teknologi 3D dan belanja online untuk membantu Anda mendesain dan melengkapi interior rumah. Tahun 2018, Hutch diakui dalam 50 Startups to Watch di Built in LA.
Baca juga: Inilah 7 Proptech Company Potensial Asia Pasific, Salah Satunya dari Indonesia
Susie Algard dari Officespace.com
Algard adalah CEO dari Officespace.com, market place yang menghubungkan penyewa yang mencari ruang kantor dengan broker. Dia memiliki rekam jejak keberhasilan yang terbukti, mengarahkan pendapatan bisnis Whitepages.com dari $ 0 menjadi lebih dari $ 50 juta.
Natalie Bruss dari Fifth Wall
Sebagai mitra di Fifth Wall, Natalie mengawasi kemitraan dan portofolio perusahaan, serta strategi pemasaran dan merek. Sebelumnya, dia adalah Wakil Presiden Strategi Digital dan Kemitraan di ID, di mana dia membangun dan menjalankan kemitraan dan strategi digital untuk brand entertaint, konsumen dan talent.
Baca juga: Catat..!! Proptech Menyediakan Marketing Tools, Bukan Meniadakan Agen Properti
Julia Davis dari WeWork
Sebagai Global Head of Real Estate Transactions and Analytics WeWork, Davis telah berpengalaman di real estat komersial. Sebelum ke WeWork, Davis menghabiskan waktu di JLL dalam berbagai peran kepemimpinan dan juga mendirikan startup teknologi di pasar San Francisco. Dia adalah anggota ULI, CoreNet, dan NAIOP dan di Komite Kepemimpinan Komunitas Perempuan NYC.
Susannah Vila dari Flip
Vila adalah Co-Founder dan CEO Flip, sebuah pasar penyewaan yang fleksibel membantu penyewa menemukan subletter. Lulusan Bisnis Columbia membantu membangun The Engine Room, layanan IT yang membantu agen perubahan sosial memaksimalkan sumber daya data dan teknologi mereka.




