6 Furnitur Klasik di Era Modern & Cerita Sejarahnya

By 24 July 2019Design

PROPERTY INSIDE – Berbagai gaya furnitur datang silih berganti mengikuti tren mode interior dari tahun ke tahun. Namun, furnitur bergaya jadoel selalu masuk dalam daftar list belanja furnitur banyak orang. Paling tidak, furnitur-furnitur bergaya klasik ini sedikit banyak pasti menghiasi ruang-ruang rumah Anda.

Mengapa furnitur- furnitur bergaya lama ini seolah tak lekang waktu meski banyak gaya desain produk furnitur membanjiri pasar, seperti gaya post modern, gaya futuristic, ataupun gaya modern industrial yang sedang tren belakangan ini.

Jawabannya mungkin karena furnitur klasik selalu menampilkan desain yang mewah, indah dipandang dan biasanya sangat fungsional. Dari berbagai furnitur klasik yang ada, Property Inside mencatat 6 perabotan gaya vintage yang paling sering digunakan;

Baca juga: Desain Unik Untuk Rumah Tipe 21? Kenapa Tidak

Chesterfield SofaChesterfield Sofa

Sulit untuk melewatkan sofa bergaya anggun ini dalam list perabotan klasik. Dengan kancing-kancing di permukaannya, dan desain lengan yang tinggi, sofa klasik ini dapat ditemukan di mana-mana, mulai dari rumah mewah hingga lobi hotel mewah.

Istilah Chesterfield mulai tenar sejak tahun 1800-an, tetapi kisahnya berawal dari 100 tahun sebelumnya. Sofa ini disebut-sebut diberi nama sesuai nama Lord Philip Stanhope, Earl of Chesterfield IV. Sang bangsawan itu menginginkan kursi sofa yang dapat diduduki tanpa menimbulkan kerutan, kisah asli yang erat kaitannya dengan asosiasi mode interior high class.

Leather Club ChairLeather Club Chair

Dibuat di Perancis, Leather Club Chair pertama kali dikenal sebagai kursi nyaman untuk bersantai para penikmat cerutu dan minuman.  Desain awal biasanya ditutupi kulit, dan nama itu kemungkinan besar merujuk klub para pria di mana mereka bisa menikmati cerutu dan minuman, sekaligus bersantai di tempat tongkrongan. Kini, Leather Club Chair dibuat dengan berbagai bahan jok dan kain namun tetap menampilkan kemewahan.

Baca juga: Tips Dekorasi Low Budjet Untuk Apartemen Kecil

Canopy Beds

Biasa disebut juga “the beds of kings”, Canopy Beds memiliki empat tiang di setiap sudutnya yang berfungsi untuk menyampirkan kain sebagai kelambu ranjang. Dalam sejarahnya, “tempat tidur para raja” ini digunakan oleh para bangsawan di Eropa abad pertengahan yang berguna untuk kehangatan dan privasi, karena pelayan mereka sering tidur di kamar yang sama.

Kursi LOUIS XVIKursi LOUIS XVI

Muncul dari masa pemerintahan Louis XVI di Perancis pada akhir 1700-an, kursi Louis XVI ditandai oleh neoklasikisme dan keanggunan yang ekstrem. Gaya itu diabadikan dan dipopulerkan oleh istrinya Marie Antoinette. Kursi-kursi ini melampaui budaya desain kontemporer dan masih berdiri sebagai simbol kemewahan di ruang tamu, yang tidak pernah ketinggalan zaman.

Baca juga: Menerapkan Konsep Eco House Pada Rumah Tinggal

Barcelona ChairBarcelona Chair

Secara signifikan kursi ini lebih kontemporer dibanding furnitur lain dalam daftar ini, Barcelona Chair dirancang tahun 1920-an, tetapi dirancang ulang dengan stainless steel pada tahun 1950. Dipengaruhi oleh kursi lipat Romawi, bagian ramping berdiri sebagai simbol modernitas. Desain kursi ini telah terbukti bertahan lama melintasu berbagai desain modern. Tampil dengan kesederhanaan dan detail yang sempurna, ia berbagi prinsip-prinsip dasar dari pergerakan desain modern-kontemporer.

Console TableConsole Table

Diyakini bahwa asal mula furnitur ini adalah desain furnitur Prancis dan Italia. Meja konsol besar harus dimiliki di rumah mewah dan istana aristokrat pada akhir abad ke-17 dan sepanjang abad ke-18. Meja konsol bukan hanya bagus dari segi fashion, tetapi console table juga merupakan solusi tempat penyimpanan barang yang ideal. Meskipun tidak semua console table sama, namun beberapa diantaranya memberikan manfaat yang sama.

Share this news.

Leave a Reply