FLPP Terbatas, Developer ini Maksimalkan Jualan dengan BP2BT

By 8 October 2019Property News

PROPERTY INSIDE – PT Bukitnusa Indahperkasa (BNIP) selaku pengembang Permata Mutiara Maja menghadirkan Promo Bombastis hingga akhir bulan Oktober ini. Promo marketing ini terkait Hari Ulang Tahun BNIP pada 10 Oktober 2019 mendatang.

Promo ini menawarkan setiap pembelian unit KPR komersial dengan harga mulai dari Rp170 juta hingga Rp305 jutaan akan mendapatkan hadiah sepeda motor Honda Beat.

Baca juga: Ibu Kota Negara Baru, Transportasi Publik Berbasis Listrik Akan Jadi Andalan

Selain itu juga setiap pembelian unit rumah KPR bersubsidi dengan program BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan) dengan harga hanya Rp140 juta mendapatkan bantuan subsidi plafon kredit hingga Rp40 juta, kewajiban DP hanya 1%, sertifikat rumah sudah Hak Milik, dan juga TV.

Dalam memanfaatkan program BP2BT Permata Mutiara Maja telah melakukan kerjasama dengan 5 bank yaitu ntara lain Bank BTN, BNI, BRI Syariah, Mandiri, dan Bank Artha Graha.  Kerjasama ini khusus untuk tipe Lotus seharga hanya Rp140.

Cornelius Widjaja, Direktur PT BNIP mengatakan, saya yakin masyarakat sudah mendengar informasi bahwa kuota FLPP itu sangat terbatas, baik pada tahun ini maupun tahun depan. Untuk itu kami anjurkan untuk membeli rumah subsidi menggunakan program baru dari pemerintah, yaitu BP2BT.

Baca juga: BTN, Jaga Permodalan Dengan Sejumlah Aksi Korporasi

Cornelius menambahkan, bagi masyarakat yang melebihi syarat maksimum untuk memperoleh bantuan subsidi dari pemerintah, masih bisa memanfaatkan momen promo ulang tahun kami ini dengan fasilitas pembiayaan KPR komersial.

“Fasilitas pembiayaan KPR komersial tersedia untuk unit-unit rumah di cluster Ruby dimana cluster ini tentunya tidak kalah bergengsi jika dibandingkan dengan perumahan mewah yang berada di kawasan Serpong,” imbuh Cornelius melalui keterangan pers.

Baca juga: Safa Marwa Tower Raih Penghargaan Di IPBA 2019

PT BNIP mengembangkan perumahan Permata Mutiara Maja dengan konsep modern dengan total luas kawasan 200 hektar.

Permata Mutiara Maja sendiri berada di dalam kawasan Maja yang merupakan salah satu bagian dari program pemerintah yaitu MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia).

Perumahan ini dikembangkan sejak akhir tahun 2015. Dari total luas lahan 200 hektar, saat ini sudah terbangun 50 hektar dengan rumah yang sudah terjual sebanyak 2.500 unit dan terbangun sebanyak 1.500 unit dan 35% sudah dihuni.

Share this news.

Leave a Reply