Cileungsi, Sunrise Property yang Kian Seksi

By 30 October 2019Property News

PROPERTY INSIDE – Efek dari pengembangan infrastruktur yang masif di kawasan Cibubur, Cileungsi hingga Jonggol, industri properti di kawasan tersebut tumbuh dengan subur.

Sebelumnya konsentrasi pembangunan properti masih berada di kawasan Transyogi (Cibubur). Namun sejak beberapa tahun lalu, pembangunan mengarah ke Cileungsi bahkan hingga ke Jonggol.

Pergeseran ini karena adanya beberapa proyek infrastuktur strategis nasional yang digadang-gadang akan mengangkat nilai kawasan yang dilintasinya, seperti Cileungsi.

Baca juga: Menteri Suharso: Peran Bappenas Sebagai Clearing House

Pembangunan infrastruktur tersebut yaitu proyek LRT yang menghubungkan Cibubur – Cawang, Tol Cimaci (Cimanggis – Cibitung), dan Tol Elevated Jakarta – Cikampek (Tol Double Decker).

Selain itu nantinya kawasan Cileungsi makin terbuka dan mudah di akses dari segala pejuru. Seperti ke arah barat bisa mengakses Tol Elevated Jakarta  – Cikampek (Japek) yang akan terkoneksi dengan ruas tol Cimaci.

Saat proyek-proyek  tersebut beroperasi, aksesibilitas dari dan menuju Cileungsi akan semakin mudah. Saat ini, Cileungsi masuk sebagai kawasan surise property.  Kawasan yang sedang tumbuh pesat, dimana harga properti belum tinggi dan terus meningkat tajam.

Baca juga: Rapat 5 Menteri, Anggaran KSPN Super Prioritas Sebesar Rp 7,6 Triliun

Piter Simpony Deputy Chief Executive Officer (CEO) Harvest City, sebagai kawasan yang berada di tengah (Transyogi), saat ini Cileungsi menjanjikan pertumbuhan harga yang terus meningkat, apalagi ketika pembangunan infrastruktur sangat kencang dibangun.

“Pembangunan infrastruktur, terutama Tol Cimanggis – Cibitung yang membelah Transyogi dari Cimanggis, Cibubur, hingga Cileungsi,  mendorong pengembangan kawasan perumahan makin masif mengarah di Cileungsi sebagai sunrise property,” kata Piter melalui keterangan pers.

Baca juga: Menteri Suharso: Peran Bappenas Sebagai Clearing House

Selain perumahan, lanjut Piter, properti komersial terus tumbuh di sekitar Cileungsi mulai dari mal, hotel, pusat perbelanjaan, showroom mobil, hingga resto terus tumbuh. Sejalan dengan makin banyaknya pembangunan infrastukrtur akses ke kawasan Cileungsi makin terbuka lebih.

Piter menambahkan, dibandingkan 5 – 10 tahun lalu, saat ini perkembangan Cileungsi jauh lebih baik. Untuk kawasan Transyogi, prospek Cileungsi sebagai tujuan tempat tinggal dan investasi properti paling menjanjikan.

Baca juga: Ciputra International, Produk Cocok Untuk Investor Dan End User

Terbukti dari banyaknya pengembang yang membuka bisnisnya di koridor Cileungsi, PT Dwigunatama Rintisprima merupakan salah satunya. PT Dwigunatama Rintisprima mengembangkan kota mandiri Harvest City seluas 1.350 hektar.

Berada di kawasan sunrise property Harvest City menawarkan rumah harga Rp200 juta hingga Rp1 miliaran. Piter menegaskan, Harvest City menyediakan rumah semua segmen mulai dari rumah sederhana, menengah, hingga kelas atas atau mewah.

“Tapi dalam 3 tahun terakhir ini, rumah dengan harga terjangkau  Rp200 juta hingga Rp500 jutaan banyak diminat. Sebagian besar pembelinya adalah kaum milenial,” ungkap Piter.

Share this news.

Leave a Reply