Rapat 5 Menteri, Anggaran KSPN Super Prioritas Sebesar Rp 7,6 Triliun

PROPERTY INSIDE – Sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan bahwa pembangunan infrastruktur PUPR pada lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado Bitung-Likupang selesai pada akhir 2020.

Anggaran yang dialokasikan pada kelima KSPN tersebut adalah Rp 7,6 triliun. Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan, dukungan infrastruktur lima KSPN harus selesai akhir tahun 2020 sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo pada saat pelantikan dan Rapat Kabinet Terbatas sebelumnya.

Baca juga: Jhon Wempi Wetipo Jabat Wamen PUPR, Siapa Dia?

“Kami pastikan tahun 2020 dari Kementerian PUPR anggarkan Rp 7,6 triliun dan dari Kementerian Perhubungan sekitar Rp 2,5 triliun untuk investasi langsung APBN untuk pembangunan infrastruktur KSPN,” tegas Menteri Basuki dalam pertemuan dengan 5 menteri di Gedung Kementerian PUPR, Sabtu (26/10).

Pertemuan ini pada dasarnya merupakan sharing informasi antara Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai program prioritas di bidang pariwisata.

Baca juga: Gandeng BRI, Diamond Land Mudahkan Calon Konsumen Dave Apartment

“Harapannya dari sharing ini bisa terjalin sinergi yang baik agar dukungan infrastruktur di lima KSPN yang sudah kami bangun bisa delivered dan langsung dimanfaatkan oleh Kementerian BUMN dan Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta didukung dengan investasi,” ucap Menteri Basuki.

Senada dengan Menteri Basuki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan koordinasi ini diperlukan untuk meningkatkan inisiatif baru terhadap fungsi-fungsi keusahaan seperti investasi di beberapa wilayah KSPN.

Baca juga: Aplikasikan Visi Presiden, Menteri Basuki: Belanjakan APBN Dengan Benar

“Contohnya sudah ada program bagus di Labuan Bajo, saya usulkan format ini bisa dilakukan di beberapa tempat lain, karena tidak mungkin mengandalkan dana APBN. Jadi kita mendorong investasi di KSPN Super Prioritas,” ujar Menteri Budi.

Turut hadir dalam Rakor ini Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Menteri Parekraf Wishnutama Kusubandio, Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo, dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Dukungan infrastruktur KSPN yang dibangun Kementerian PUPR pada 2020 mencakup konektivitas, sumber daya air, perumahan dan permukiman.

Share this news.

Leave a Reply