Jhon Wempi Wetipo Jabat Wamen PUPR, Siapa Dia?

PROPERTY INSIDE – Jhon Wempi Wetipo resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo menjabat Wakil Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat mendampingi Menteri Basuki Hadimuljono. Mantan calon gubernur Papua pada pilgub 2018 yang diusung PDI-P & Gerindra ini dipanggil presiden pada Jumat pagi, (25/10) dan resmi ditunjuk menduduki jabatan itu.

Presiden meminta Wempi untuk memperketat pengawasan pembangunan yang dilaksanakan Kementerian PUPR. Selain itu dirinya juga diminta untuk memacu pertumbuhan infrastruktur di kawasan Timur Indonesia.

Baca juga: Sangking Jujurnya, Menteri PU Ini Rumahnya Bocor & Tak Bisa Bayar Tagihan Listrik

“Saya dipanggil Presiden dan diberi kepercayaan sebagai Wamen PUPR membantu menteri PU menjalankan tugas pembangunan infrastruktur, dan memacu pertumbuhan infrastruktur di timur,” jelas Wempi usai dipanggil ke Istana.

Lalu siapa sebenarnya sosok Jhon Wempi ini? Wempi pernah menjabat Bupati Jayawijaya dua periode, (2008-2013 dan 2013-2018). Wempi dilahirkan pada 15 September 1972 di kampung Hulekaima di distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya.

Berasal dari suku Dani, ia adalah satu-satunya putra Habel Wetipo dan melakukan pendidikan dasar di sekolah-sekolah misionaris. Kemudian, dia pindah ke Jayapura untuk sekolah menengahnya. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia belajar selama 3 tahun di Akademi Pariwisata Manado. Kemudian, ia lulus dari program sarjana dan magister di Universitas Cenderawasih.

Wempi  mulai bekerja sebagai pegawai negeri pada tahun 1996, dan kemudian menjadi kepala dinas pariwisata di kabupaten tersebut. Dia kemudian berpartisipasi dalam pemilihan langsung pertama kabupaten pada 2008 dan menang, disumpah pada 24 Desember 2008.

Baca juga: Ciputra: Pemindahan Ibukota Tidak akan Mengurangi Harkat dan Martabat Jakarta

Wempi juga memprakarsai Festival Budaya Lembah Baliem, yang dimaksudkan untuk menarik wisatawan. Ia terpilih kembali menjadi bupati di periode kedua pada 2013 dengan kemenangan lebih dari 91 persen suara.

Pada 2018, dia mencalonkan diri sebagai gubernur Papua, tapi kalah dari petahana Lukas Enembe, dia hanya mendapatkan 32,5 persen suara. Dia sempat dituduh memalsukan ijazah, tetapi tidak terbukti.

Bawaslu Provinsi Papua, menyatakan bahwa pasangan calon John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta Pilkada Papua 2018-2023.

Selain menjabat Ketua DPD PDI-P Papua, Wempi juga menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), sebagai hasil dari Musyawarah Nasional PB POBSI pada Agustus 2014.

Baca juga: Tak Hanya Jago Bikin Pesawat, BJ Habibie Juga Jago Bangun Kota

Prestasi Wempi salah satunya membawa kabupaten yang dipimpinnya menjadi penerima penghargaan LHKPN (Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara) terbaik dari KPK tahun 2016 lalu. Kabupaten Jayawijaya harus bersaing dengan 416 kabupaten lainnya se-Indonesia.

Saat menjadi bupati kabupaten Jayawijaya, Wempi mengusung moto “Yogotok hubuluk Motok Hanarogo” yang artinya; “Hari esok harus lebih baik dari hari ini.” Di tangan Wempi, kabupaten Jayawijaya mulai ditata dengan wajah modern. Wamena, ibu kota Jayawijaya yang terkesan kumuh, mulai menjadi kota modern.

Setelah menata Wamena, Wempi mulai menggandeng sejumlah investor masuk ke Jayawijaya. Salah satunya menghadirkan pusat perbelanjaan modern Mall Kilo Sukarno. Mall milik pemerintah kabupaten Jayawijaya ini dioperasikan pihak ketiga dengan sistem bagi hasil.

Pemerintah Jayawijaya juga membangun pasar tradisional Potikelek di distrik Wamena Kota yang menelan dana Rp 33 miliar bersumber dari APBN Kementerian Perdagangan sebesar Rp 13,5 miliar dan sisanya berasal dari APBD kabupaten.

Share this news.

Leave a Reply