MRT Jakarta, Stasiun H Nawi Gelar Kampanye#JalanJakarta

By 2 December 2019News

PROPERTY INSIDE – Menyediakan akses yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki dan pesepeda menuju simpul-simpul transportasi publik mutlak dilaksanakan. Untuk itu PT MRT Jakarta terus mengkampanyekan penggunaan transportasi publik ini ke masyarakat.

Tujuannya untuk terus mendorong setiap masyarakat agar mau menggunakan sepeda atau berjalan kaki dan perlahan-lahan meninggalkan transportasi pribadi dalam mobilitas kesehariannya.

Sebelumnya telah dilakukan dengan pengecatan jalur khusus pejalan kaki dan pesepeda serta pemasangan rambu di Jalan Teladan, Cipete, Jakarta Selatan, menuju Stasiun Cipete Raya beberapa bulan lalu.

Baca juga: Prestise & Gaya Hidup Di Olive Residence, Summarecon Bekasi

Nah, pada Minggu (1/12) lalu, kampanye #JalanJakarta kembali digelar di Jalan Timbul dan Jalan Daarul Maarif, Haji Nawi, Jakarta Selatan. Kali ini dilakukan pengecatan lajur khusus pejalan kaki dan pemasangan rambu-rambu menuju Stasiun Haji Nawi.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengetahui letak stasiun MRT Jakarte terdekat dengan pemasangan rambu-rambu hingga radius 500 meter dari Stasiun MRT Jakarta Haji Nawi.

Program #JalanJakarta berlanjut di area sekitar Stasiun Haji Nawi dengan kolaborasi antara PT MRT Jakarta (Perseroda), ITDP Indonesia, Transjakarta, dan warga RW 05 Kelurahan Cipete Selatan melakukan pengecatan jalan untuk pejalan kaki dan sepeda.

Baca juga: Citra Xperience Resmi Dibuka, Penjualan Office Citra Towers Capai 90 Persen

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhamad Kamaluddin mengatakan, selain itu juga memasang marka penunjuk menuju stasiun MRT dari Gang Timbul hingga radius 500 meter ke Jalan Abdul Majid dan Gang Langgar.

“Dengan adanya marka jalan ini, warga sekitar Haji Nawi akan merasa lebih nyaman dan aman bila hendak berjalan kaki atau bersepeda menuju stasiun Haji Nawi. program serupa akan dilaksanakan di sekitar stasiun lainnya agar semakin banyak masyarakat yang tertarik menjadi pengguna transportasi publik,” imbuhnya.

Baca juga: Affordable Housing, Ini Catatan Dan Saran HUD Institute

Sementara itu Direktur Asia Tenggara ITDP Indonesia, Faela Sufa mengatakan pembenahan akses ini dilakukan dengan proses kolaboratif dan partisipatif bersama warga.

“Dengan proses kolaboratif dan partisipatif dari warga, intervensi yang kita lakukan sudah melalui konsultasi dengan warga. Volume pejalan kaki yang menggunakan Jalan Timbul dan Gang Langgar ini sangat tinggi, begitu juga dengan pengguna sepeda motor,” ungkapnya.

Share this news.

Leave a Reply