PROPERTY INSIDE – Samera Propertindo dan PT Kani Jaya Sentosa sepakat membuat perusahaan bersama dengan bendera PT Samera Kani Jaya (19/12). Perusahaan yang berdomisili di Medan, Sumatera Utara ini akan mengembangkan proyek Sam City Medan Seluas 20 hektar.
Chairman Samera Propertindo Adi Ming E mengatakan keputusan untuk mulai mengembangkan proyek baru ini karena melihat kondisi perekonomian yang terus membaik. Selain itu juga kebutuhan hunian yang masih cukup besar khususnya segmen menengah.
Dirinya beranggapan bahwa dalam menjalankan bisnis terutama sektor properti, tidak tergantung adanya momentum yang tepat atau tidak. Hal ini karena kebutuhan terhadap perumahan akan terus ada dan sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang juga harus dipenuhi sebagaimana pangan dan sandang.
Baca juga: Samera Propertindo Dan Kani Jaya Sentosa Sinergi Kembangkan Sam City
“Peluang akan selalu ada, tinggal bagaimana kita melihat ada kesempatan untuk memanfaatkan peluang tersebut,” ujar Adi yang juga menjelaskan proyek ini dalam tahap awal Sam City akan mengembangkan lahan 10 hektar dari total 20 hektar.
Perumahan Sam City itu berlokasi di kawasan Mariendal, dengan jarak kurang lebih 10 kilometer dari pusat kota Medan. Ini merupakan wilayah potensial untuk dikembangkan. Sejumlah perumahan juga sudah banyak terbangun di kawasan tersebut.
Pada tahap pertama, kedua perusahaan akan membangun dan memasarkan sebanyak 177 unit rumah dengan harga mulai dari Rp 250 jutaan di Sam City. Dalam lima tahun ke depan, PT Samera Kani Jaya berencana akan membangun sebanyak 1.000 unit rumah di Sam City.
Baca juga: PKO KPR FLPP 2020, Bank Syariah Mendominasi
”Kami menargetkan dapat terjual habis dalam satu bulan saja untuk tahap pertama ini,” tegas Adi Ming optimis, seraya menambahkan secara resmi Sam City akan diluncurkan di awal tahun 2020.
Selain mengembangkan Sam City yang menelan investasi sekitar Rp 100 miliar, Samera Propertindo juga tengah mempersiapkan dua proyek anyar lain untuk tahun 2020 mendatang. Proyek tersebut antara lain de Samera, hunian mewah seharga Rp 3 miliar dengan jumlah yang sangat terbatas.
Baca juga: Kembangkan Aplikasi Mobile, BTN Kian Fokus Pasar Milenial
Selain itu ada proyek bernama Samera Suites, apartemen khusus milenial sebanyak 100 unit. Samera Suites menjadi proyek properti berupa hunian vertikal pertama yang dikembangkan oleh Samera Propertindo.
“Kami optimis dan yakin industri properti khususnya di kota Medan akan terus menggeliat. Isu adanya resesi yang akan terjadi pada tahun 2020, menurut kami tidak akan menyentuh sektor properti secara langsung. Hal ini karena sektor properti pada umumnya membidik pasar domestik, dimana kebutuhannya akan selalu ada,” pungkas Adi.




