Fokus Garap Asia Tenggara, Jerde Bidik Bintaro Jaya

By 20 April 2020Property News

PROPERTY INSIDE –  Perusahaan arsitektur dan perencanaan tata ruang kenamaan dunia, membidik kawasan Bintaro Jaya sebagai salah satu proyek kerjasama strategis mereka di kawasan Asia Tenggara.

Sejak resmi merintis kegiatan operasionalnya di Asia Tenggara, perusahaan ini terus menjalin sejumlah kemitraan dan menggarap proyek pengembangan baru di Singapura, Vietnam, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan negara-negara lain di kawasan tersebut.

Design Principal dan Pemegang Saham Jerde, Ken Ho, baru saja memindahkan kantornya ke Singapura dari Los Angeles. Ini menunjukan keseriusan perusahaan ini untuk menggarap kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Triwulan I 2020, Investasi Asing Di Sektor Properti Mencapai USD 603 Juta

“Kami gembira menyaksikan perkembangan fisik kota-kota Asia. Kekayaan budaya dan warisan kota terjalin di dalam desain proyek. Minat saya terhadap bidang tersebut membawa saya pindah ke Singapura agar saya mudah menjangkau kawasan tersebut,” kata Ken dalam siaran pers yang diterima www.PropertyInside.id, Senin (20/04) di Jakarta.

Ken mengaku sangat tertarik dengan desain-desain yang mencerminkan iklim sosio-ekonomi, serta kebutuhan intrinsik manusia saat ini.

Jerde melihat Bintaro Jaya termasuk salah satu proyek real estat pertama yang sangat terpadu, multiguna (mixed-use), serta berorientasi pada transportasi massal (transit-oriented development) di Jakarta.

Baca juga: PSBB Berlaku Di Jakarta, Pengerjaan Konstruksi Properti Berhenti

Bintaro Jaya juga menggabungkan berbagai fasilitas hiburan ritel, kebudayaan, hunian, perkantoran, hotel, dan ruang publik yang luas. Proyek ini menjadi standar baru dalam pemanfaatan ruang kota di Jakarta.

Rencana induk konseptual dari JERDE memadukan sejumlah prinsip desain ruang kota yang penting di kawasan seluas lebih dari 30 hektar ini. Hal ini bertujuan untuk menghubungkan kawasan multiguna (mixed-use) di Bintaro Jaya dengan universitas di sekitarnya.

Dengan demikian, kawasan tersebut dikembangkan berdasarkan konsep intelektual dan inovatif—sebuah konsep Komunitas Kreatif yang membentuk “pintu gerbang” dan identitas proyek pengembangan Bintaro secara keseluruhan.

Baca juga:   Imbas Corona, REI DKI Minta Penundaan Hutang Pokok & Keringanan Bunga Bank Hingga Desember 2020

Desainnya dibuat menurut lokasi proyek dan meningkatkan topografi kawasan tersebut. Desain Bintaro Jaya juga mewujudkan transformasi natural, yakni dari properti real estat menjadi kawasan urban publik tropis.

Selain Bintaro Jaya di Jakarta, Jarde juga akan mengembangkan proyek Casino & Resort Phu Quoc, di Phu Quoc, Vietnam yang merupakan tujuan wisata hiburan kelas dunia. Proyek Casino & Resort Phu Quoc terinspirasi dari sejarah, kebudayaan, dan alamnya.

Jerde membuat rencana induk yang memanfaatkan keindahan alam di kawasan tersebut, dengan menampilkan kawasan liburan di tepi laut, proyek pengembangan terpadu ini menawarkan banyak aktivitas komersial dan gaya hidup kepada para tamunya.

Share this news.

Leave a Reply