Ditopang Pembangunan Tol & PLGTU, Realisasi Investasi Riau Tertinggi di Sumatera

By 21 April 2020News

PROPERTY INSIDE – Provinsi Riau tercatat sebagai daerah dengan realisasi investasi terting di Sumatera dengan angka realisasi sebesar Rp12,8 triliun. Angka ini adalah realisasi investasi Provinsi Riau pada kuartal I/2020.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat bahwa provinsi ini merupakan darerah dengan realisasi investasti tertinggi di Pulau Sumatera. Provinsi Riau termasuk dalam 5 besar provinsi di Indonesia yang memiliki realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tertinggi bersama DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Baca juga: Triwulan I 2020, Investasi Asing Di Sektor Properti Mencapai USD 603 Juta

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Yan Prana Jaya membenarkan data dari BKPM tersebut. “Data tersebut benar, kita berada pada peringkat pertama regional Sumatra, datanya sudah diverifikasi dan dirilis oleh Kepala BKPM,” ungkap Yan dalam keterangan resmi, Senin (20/04).

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa posisi propinsi Riau ditopang oleh proyek strategis dari PT Hutama Karya dan PT Medco Power Indonesia lewat anak usaha PT Medco Ratch Power Riau.

PT Hutama Karya membangun jalan tol Pekanbaru—Dumai sepanjang 131 kilometer dan direncanakan untuk beroperasi secara fungsional sebelum Lebaran 2020. Sedangkan PT Medco Power Indonesia lewat anak usaha, PT Medco Ratch Power Riau (MRPR) melakukan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) berkapasitas 275 MW di Riau.

Baca juga: Imbas Corona, REI DKI Minta Penundaan Hutang Pokok & Keringanan Bunga Bank Hingga Desember 2020

MRPR merupakan konsorsium dengan kepemilikan Medco Power sebesar 51% dengan perusahaan listrik Thailand, Ratchaburi Electricity Generating Holding PCL (Ratch) sebesar 49%. Pembangunan telah dimulai sejak kuartal III/2018 dengan target beroperasi pada Mei 2021.

PLTGU Riau diharapkan dapat menambah pasokan listrik ke dalam jaringan Sumatra. Selain itu, diharapkan dapat memenuhi target peningkatan elektrifikasi di wilayah Riau.

Yan berharap realisasi investasi di Riau bisa tetap terjaga meski daerah ini tak dapat mengelak dari penyebaran virus corona (Covid-19). Dia menilai kenaikan investasi di suatu daerah harus didukung oleh tiga faktor yaitu infrastruktur yang bagus, tenaga kerja yang tersedia dan murah, serta bahan baku yang mudah didapatkan.

Share this news.

Leave a Reply