Ekonomi Lesu, Repower Asia Tetap Optimis

By 11 May 2020Property News

PROPERTY INSIDE – Direktur Marketing PT Repower Asia Indonesia Tbk., Andy K. Natanael beberapa waktu lalu menyatakan, pandemi Covid-19 secara nyata telah memberi dampak bagi perekonomian Indonesia saat ini.

Namun, sambung Andy, kondisi ini tetap membuat PT Repower Asia Indonesia Tbk., optimis dalam upaya memenuhi target penjualan sebesar Rp 72,92 miliar di tahun 2020.

Andy menegaskan, tahun ini merupakan tahun yang berat bagi seluruh pelaku usaha tidak terkecuali bagi industri properti. Tetapi inilah tantangan dan dinamika yang harus dilewati.

Baca juga: Lawan Covid-19, Repower Asia Berikan APD Senilai 1 Miliar Ke Pemprov DKI Jakarta

“Pelaku usaha ditantang untuk bisa lebih kreatif lagi untuk tetap bisa menyampaikan dan menawarkan produk-produk mereka dengan mengandalkan fasilitas dan kemajuan teknologi yang ada sekarang ini disaat hampir semua orang lebih memilih berada didalam rumah,” imbuh Andy.

Sebelumnya pada akhir tahun 2019 lalu Repower mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan nama emiten REAL.

Repower melepas 2,5 miliar saham baru (37,69%) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), dengan harga pelaksanaan Rp 100, sehingga total perolehan dana mencapai Rp 250 miliar.

Baca juga: Ekonomi Lesu, REI: Pemerintah Harus Gerakan Industri Properti

Pada saat penawaran umum (pooling), saham perseroan oversubscribed sebanyak 87,42 kali. Otoritas Jasa Keuangan memasukkan saham REAL dalam daftar saham syariah.

Di awal melantai di pasar modal, Repower juga menerbitkan sebesar 1,25 miliar waran seri I atau 30,25% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran IPO. Rasionya, 100:50.

Keunggulan yang dimiliki Repower dalam mengembangkan properti adalah dengan mengusung hunian berkonsep education and transit oriented development (ETOD) di sejumlah lokasi di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Konsep ini berorientasi mengintegrasikan fasilitas pendidikan bagi para penghuni sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi.

Share this news.

Leave a Reply