PROPERTY INSIDE – Ashgabat, kota di Asia Tengah ini masuk dalam daftar kota-kota dengan biaya hidup termahal di dunia, posisi yang sebelumnya ditempati oleh Tokyo. Posisi pertama masih ditempati oleh Hong Kong seperti hasil analisa Cost of Living Survey yang baru dirilis Mercer.
Mungkin banyak yang belum familiar dengan Ibukota Turkmenistan ini, dan itu wajar saja, mengingat kota ini relatif masih muda dan jarang terdengar dari pemeberitaan dunia. Asgahabat dulunya adalh kampung kecil yang dibangun oleh para tentara Rusia pada tahun 1818.
Hingga tahun 1881, Ashgabat masih merupakan wilayah kekuasaan kekaisaran Persia, tetapi kemudian diambil alih oleh Tsar setelah disepakatinya Perjanjian Akhal. Rusia memutuskan untuk mengembangkan kota ini sebagai pusat kawasan untuk melindungi daerah perbatasan dari pengaruh Inggris di Persia.
Baca juga: Wow, Butuh 86 jam untuk Menjelajahi Mall ini
Istana Presiden Turkmenistan di Ashgabat.
Kota ini tidak jauh dari ibukota kuno Kekaisaran Parthia. Beberapa jejak pertanian paling awal di Asia Tengah dari peradaban Jeitun Neolitikum (milenium kelima SM) ditemukan sekitar 20 mil di utara kota ini.
Nama “Ashgabat” dipulihkan pada tahun 1927, ketika Partai Komunis didirikan dengan benar di Turkmenistan, meskipun biasanya dikenal dengan bentuk Rusia Ashkhabad. Sejak periode ini dan seterusnya kota mengalami pertumbuhan dan industrialisasi yang pesat.
Gempa bumi berkekuatan 7,3 pada 5 Oktober 1948, menyebabkan kerusakan ekstrem di Ashgabat dan desa-desa terdekat. Tercatat paling tidak sekitar 110.000 jiwa meninggal dalam peristiwa itu, di mana hampir semua bangunan bata runtuh, struktur beton sangat rusak, dan kereta api barang tergelincir. Namun demikian, korban tewas resmi yang diumumkan oleh berita Soviet pada saat itu hanya 14.000 jiwa.
Ashgabat sekarang menjadi pusat administrasi, industri, transportasi, dan budaya. Kota ini memiliki pabrik kaca, pertenunan karpet dan pabrik kapas, dan toko-toko pengerjaan logam. Pemandangan alamnya yang spektakuler juga menjadikannya pusat industri pembuatan film.
Baca juga: Arsitek China Sulap Pabrik Gula Tua Jadi Hotel Mewah
Masjid Agung Ashgabat.
Ada beberapa lembaga pendidikan tinggi, termasuk Turkmen A.M. Gorkii State University (1950) dan politeknik, pertanian, dan lembaga medis. Akademi Sains Turkmen, yang didirikan pada tahun 1951, termasuk Institute of Deserts yang unik. Fasilitas lainnya termasuk gedung opera dan teater serta beberapa museum.
Turkmenistan adalah negara Islam moderat dengan tata pemerintahan republik presidensial. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Turkmenistan juga memiliki sistem satu partai. Setiap oposisi terhadap pemerintah dianggap pengkhianatan dan dihukum penjara seumur hidup.
Istana Türkmenbaşy, kantor pusat kepresidenan dan rumah presiden Turkmenistan terletak di kota Ashgabat. Negara ini dibagi menjadi lima oblast, atau wilayah, dengan tingkat yang lebih rendah dari pemerintah daerah, termasuk walikota, wakil, dan dewan, yang ditunjuk oleh presiden.









