PROPERTY INSIDE – Kementerian Perhubungan menggandeng empat perguruan tinggi negeri dalam membantu pemerintah membuat kebijakan untuk mewujudkan transportasi sehat di tengah Pandemi Covid-19.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, kerjasama dengan empat perguruan tinggi negeri ini saya harapkan dapat berkontribusi terhadap perkembangan transportasi di masa pandemi, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan produktif dan tetap aman khususnya ketika harus menggunakan transportasi umum.
Baca juga: Peremajaan Kota, Perlu Creative Regulation
“Dengan demikian kebijakan yang ada juga akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi serta dapat memberikan sudut pandang baru bagi para generasi penerus bangsa dalam menciptakan transportasi yang selamat, aman, andal, higienis dan humanis,” ujar Menhub Budi.
Menhub Budi menjelaskan dampak pandemi Covid-19 saat ini mempengaruhi perekonomian negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Transportasi menjadi salah satu sektor penting dalam pergerakan ekonomi sehingga sangat diperlukan adanya terobosan baru.
Selain itu juga perlu melakukan kerjasama atau kolaborasi antara pemerintah, komunitas/masyarakat, kekuatan para akademisi, dunia usaha, dan media.
Baca juga: Akibat Corona, Pasar Properti Inggris Diprediksi Turun 15% Tahun Ini
Kolaborasi ini juga didukung oleh legislatif melalui Komisi V DPR RI yang menangani sektor perhubungan. Demikian juga dengan media massa yang juga punya peranan penting dalam memberikan masukan kepada pemerintah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Saat ini telah dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Perhubungan melalui Badan Litbang Perhubungan dengan empat perguruan tinggi yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang telah diselenggarakan pada 2 Juni 2020.
Baca juga: Pandemi Corona Merevolusi Kita Untuk Tidak Harus Tinggal Di Kota
Kolaborasi Kemenhub dan keempat perguruan tinggi negeri ini berupa penelitian dan kajian bersama (joint reseach) yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan di sektor transportasi baik di saat pandemic maupun pasca pandemi, agar dapat terus berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Menhub Budi menegaskan, optimisme dan sentimen positif ekonomi baru akan terjadi jika pandemi Covid-19 dapat diatasi, setidaknya menunjukkan tanda-tanda terkendali dan akhirnya dapat diselesaikan.
“Untuk itulah kebangkitan transportasi di Indonesia merupakan faktor yang sangat berpengaruh pada pemulihan penyelenggaraan transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tandas Menhub.
Baca juga: Peran Penting Proptech Di Tengah Pandemi Covid-19
Sementara itu Ketua Pelaksana Satgas Covid 19 yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan program prioritas kita saat ini ada tiga yaitu utamanya mewujudkan Indonesia Sehat dengan prioritas rakyat aman dari Covid-19 dan Reformasi Layanan Kesehatan.
“Selain itu, Indonesia Bekerja dengan prioritas pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja dan Indonesia Tumbuh yaitu prioritas pemulihan dan transformasi ekonomi nasional. Indonesia Sehat menjadi prioritas karena tanpa itu sulit bagi kita untuk mewujudkan Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh,” tegas MenteriBUMN.









