PROPERTY INSIDE – Keindahan arsitektur rumah-rumah ini memang membawa decak kagum, bagi orang awam tentang desain arsitektur sekalipun. Namun dibalik keindahannya tersimpan kisah-kisah mistis nan horor.
Beberapa diantaranya bahkan sampai saat ini masih dipergunjingkan khalayak berhantu dan sangat mengerikan. Seperti dilansir Furnizing.com, inilah 5 rumah berdesain arsitektur indah namun sangat angker;
William Kehoe House, Savanah, Georgia
Jika dilihat dari luar, bangunan empat lantai yang megah bermaterialkan batu bata dengan desain ala victoria tersebut sangat menarik dan cantik. Selesai dibangun tahun 1892, rumah ini diperuntukkan pada William dan Anne Kehoe beserta kesepuluh anaknya. Sayangnya anak kembar dari pasangan ini meninggal di rumah karena kecelakaan.
Pada tahun 1992 rumah ini diubah menjadi hotel. Pengunjung yang pernah menginap di rumah ini pun sering mengalami kejadian yang membuat bulu kuduk berdiri. Seperti mendengar suara anak-anak bermain, sampai melihat wujud William dan Anne yang berkeliaran di beberapa ruangan dalam rumah.
Baca juga: Keindahan “Hotel Berhantu” Tommy Soeharto di Bali
House of The Seven Gables, Salem, Massachusetts
Rumah bermaterialkan kayu ini menjadi inspirasi oleh Nathaniel Hawthrone untuk dijadikan buku, sehingga bangunan ini terbilang cukup terkenal. Dibangun pada tahun 1667, rumah ini mengalami evolusi dari masa ke masa. Baik dari pengurangan beberapa bagian hingga penambahan pada bangunannya.
Namun pada akhirnya bangunan ini dikembalikan seperti bentukan aslinya yang sekarang berfungsi sebagai museum. Tidak hanya pengunjung, namun juga staff dalam museum ini pun mengalami hal ganjil di dalamnya. Mulai dari adanya kran air dan lampu yang menyala dan mati dengan sendirinya hingga adanya penampakan sosok wanita pemilik rumah terdahulu dan anak laki kecil yang bermain di loteng.
Baca juga: Berani Uji Nyali di Mall hantu ini?
Winchester Mystery House, San Jose, California
Rumah besar dengan warna kuning menyala ini sangat menarik perhatian. Bangunan rumah ini awalnya adalah sebuah rumah peternakan yang dibeli oleh Sarah Winchester, istri dari William Wirt Winchester yang merupakan seorang anak dari pengusaha besar perusahaan pembuatan senjata.
Setelah ayahnya Oliver Winchester meninggal, 4 bulan kemudian William pun juga meninggal akibat tuberkulosis. Hal ini tentunya membuat Sarah menjadi pewaris tunggal dari kekayaan winchester. Tidak lupa juga bayi perempuannya juga meninggal. Setelah itu Sarah pergi ke California dan mencari rumah baru.
Sarah percaya bahwa keluarga ini dikutuk oleh arwah-arwah penasaran yang tertembak dengan senjata buatan winchester. Sarah pun membangun kembali rumah ini tanpa arsitek hanya dengan mempekerjakan tukang kayu, rumah di desain dengan gaya unik, seperti anak tangga yang tidak menuju ke ruangan mana pun. Ataupun jendela yang tersambung dengan ruang rahasia. Rumah 4 lantai, 160 kamar, 10.000 jendela, dan 47 tangga ini diperuntukkan bagi arwah-arwah penasaran yang dipercayai oleh Sarah Winchester yang mengutuk keluarganya.
Baca juga: Bernilai Fantastis, Proyek-proyek Properti ini Mangkrak dan Angker
Raynham Hall, Norfolk, England
Bangunan ini dibangun pada tahun 1619 oleh Sir Roger Townsend. Banyak orang percaya bangunan ini didesain oleh Inigo Jones, arsitek ternama di Inggris. Kemudian segala penambahan baik di luar maupun interiornya diyakini hasil karya William Kent yang awalnya seorang pelukis dan mengembangkan karir ke arah desain rumah dan furnitur.
Rumah ini mulai diyakini berhantu dengan adanya foto sosok wanita yang disebut sebagai Brown Lady yang disebut sebagai arwah dari Lady Dorothy yang merupakan istri dari Turnip Townsend. Foto itu pun menjadi booming pada tahun 1930an. Sebagian besar orang percaya setelah berita kematiannya tahun 1726, Lady Dorothy tidaklah dikuburkan namun dikunci di dalam ruangan oleh suaminya.
Baca juga: Inilah 10 Rooftop Hotel Terbaik di Dunia
LaLaurie House, New Orleans, Louisiana
Dibeli oleh Marie Delphine LaLaurie dan suami ketiganya pada tahun 1831, rumah ini diperbesar dan didesain ulang dengan bentukan yang lebih mewah dan mengikuti jamannya. Pernikahan ketiga Delphine ini tentunya bukan pernikahan yang membahagiakan. Kerap terdengar cek-cok di rumah ini. Ditinggalkan oleh suaminya tentu membuat wanita ini dipenuhi amarah yang kemudian ia lampiaskan dengan menyiksa dan membunuh pembantunya.
Tahun 1834, seorang pembantu yang diikatkan dekat dengan kompor menyalakan api antara ingin mengakhiri hidupnya ataupun mendapatkan bantuan. Dari sinilah masyarakat mengetahui dan menemukan pembantu yang termutilasi. Tentunya kejadian ini membangkitkan amarah masyarakat sehingga mereka beramai menghancurkan rumah tersebut sedangkan Delphine kabur ke Perancis dan meninggal beberapa tahun berikutnya.
Beberapa orang mengatakan dari rumah tersebut sering terdengar teriakan dan rintihan kesakitan arwah pembantu yang disiksa. Adapun yang memberikan laporan bahwa ia telah diserang oleh arwah jahat yang diyakini sebagai Madam Lalaurie.




