Efek Covid 19, Pengembang Berharap Stimulus

By 28 April 2020Property News

PROPERTY INSIDE – Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah berharap berbagai pihak terkait dengan industri properti khususnya rumah subsidi mempercepat layanannya.

“Pihak tersebut seperti perbankan, perpajakan, notaris, BPN dan lainnya. Seharusnya tetap membuka akses walau terbatas,” jelas Junaidi melalui sambungan telepon.

Junaidi berharap, realisasi akad kredit KPR harus tetap jalan, karena kebutuhan tempat tinggal untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu sangat dibutuhkan.

Baca juga: Subsidi Bunga KPR Untuk Stimulus Corona Belum Diminati Konsumen

“Selain itu, pemerintah sudah seharusnya lebih memberikan kemudahan untuk program rumah sibsidi ini. Kondisi saat ini, dengan adanya dampak Covid 19 tentunya pengembang berharap relaksasi demi kelangungan industri properti,” tegasnya.

Karen menurut Junaidi, pemerintah banyak memberikan stimulus akibat dampak ekonomi dari Covid 19, namun kepada industri properti tidak termasuk.

Baca juga: Hadapi Corona, Pemerintah Bantu DP & Bayar Selisih Bunga KPR Subsidi

“Industri properti mengalami dampak signifikan padahal sektor properti memiliki efek domino yang bisa menggerakan industri lainnya, seperti bahan baku semen, besi hingga tukang,” jelas Junaidi yang berharap konsidi ekonomi yang mulai menuru ini segera membaik.

Walau diakuinya, perlu waktu dan tak semudah membalikkan telapak tangan. “Namun dengan adanya stimulus bagi pengembang dan juga untuk konsumen tentunya akan memberi kemudahan,” tegasnya.

Share this news.

Leave a Reply