PROPERTY INSIDE – Ditengah-tengah kebijakan yang diberlakukan pemerintah tentang pemberlakuan new normal dengan tetap melaksanakan protokoler kesehatan.
Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memaksimalkan kinerjanya untuk terus melakukan pelayanan.
Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin menyatakan bahwa kinerja seluruh tim dalam PPDPP telah berusaha dalam mengupayakan terwujudnya database big data perumahan melalui aplikasi SiKasep, Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan.
Baca juga: Rumah Subsidi, Layanan Online SiKasep Pun Terdampak Pendemi
Menurut Arief, Menteri PUPR telah mengeluarkan statement, bahwa SiKasep ini adalah bagian dari pada database big data yang ada di kementerian, ini adalah hasil dari usaha kita bersama.
“Bahkan tagline tentang MBR adalah sebagai subjek bukan bukan sebagai objek dari bantuan program perumahan subsidi juga diucapkan oleh Menteri PUPR, ini merupakan prestasi kita bersama,”imbuhnya melalui keterangan pers.
Arief juga berharap bahwa misi selanjutnya dari aplikasi yang diciptakan oleh PPDPP ini akan menjadi aset negara yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder Program Sejuta Rumah, PSR.
Baca juga: Rumah Subsidi, SiKasep Bagian Dari Big Data Kebutuhan Hunian
“Selanjutnya harapan dan misi ke depan kita adalah aplikasi sikasep ini akan menjadi aset negara dalam pengelolaan data perumahan, Itu adalah kontribusi PPDPP untuk negeri ini ini,” jelasnya.
Untuk mempertahankan semangat dan kinerja seluruh pegawai PPDPP selama ini, Arief mengutip perkataan salah satu presiden Amerika, Jhon F Kennedy, ia menyebutkan bahwa negara yang kuat membutuhkan orang-orang yang kuat.
Baca juga: Selama Pandemi Minat MBR Beli Rumah Subsidi Menurun & 273 Ribu Debitur Terdampak
“Mengutip dari perkataan Jhon F Kennedy, jika negara ini ingin menjadi kuat dan maju, harus mau mengerjakan yang sulit-sulit, kalau kita hanya mengerjakan yang mudah-mudah saja kita tidak akan menjadi besar,” tegas Arief.
Arief menambahkan, jadi kalau kita semua merasakan apa yang kita kerjakan saat ini susah berarti kita ingin menjadi besar, ini adalah tantangan kita semua.









