PROPERTY INSIDE – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk. Pahala N. Mansury menegaskan bahwa BTN tetap konsisten dalam menggarap sektor perumahan yang memiliki multiplier effect untuk 170 industri.
Cara BTN menjaga konsistensi ini dengan rajin berinovasi mengembangkan produk KPR yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini dan pro aktif dalam meracik skema KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ditemui disela-sela acara Fun Walk BTN dalam rangka memeriahkan HUT BTN ke 70 di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Pahala menegaskan, perseroan akan terus merealisasikan penyaluran kredit perumahan sebagai wujud komitmen perseroan dalam mendukung Program Sejuta Rumah (PSR).
Baca juga: 70 Tahun BTN, Realisasikan Kredit Hingga Rp595,2 Triliun
“Tahun 2020, kami tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam program sejuta rumah dengan membuat model bisnis yang inovatif dengan mengoptimalkan big data analytic sehingga kekuatan BTN di KPR bisa ikut mendorong pertumbuhan dana murah, transaksi, serta fee based income,” jelasnya.
Meski tahun ini pemerintah tidak lagi menganggarkan program subsidi selisih bunga, namun BTN sudah menyikapinya dengan menyiapkan model bisnis untuk menjawab tantangan pasar KPR.
Baca juga: Rumah Subsidi, Hingga Hari Ini SiKasep Diakses 67.619 Ribu Calon Debitur
“Kami harus lebih memperkuat porsi KPR non-subsidi dari kalangan milenial dengan inovasi produk layanan perbankan berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tegas Pahala.
Pahala optimistis, BTN masih dapat menangkap peluang di segmen properti karena masih tingginya permintaan rumah kecil serta makin maraknya sentra pertumbuhan ekonomi baru akibat pembangunan infrastruktur, perkembangan tempat wisata dan akan dibangunnya ibukota baru.
Baca juga: Rumah Subsidi, Apersi: Perlu Terobosan Pembiayaan
Tahun ini, menapaki dekade ke delapan, Manajemen Bank BTN memilih fokus dalam perbaikan kualitas bisnis dan pengembangan model bisnis baru yang dapat meningkatkan layanan perbankan dan produk BTN agar lebih kompetitif.
Pahala menjelaskan bahwa ada lima fokus BTN saat ini yaitu meliputi penerapan budaya perusahaan secara konsisten, peningkatan produktivitas, kualitas portofolio kredit yang sehat serta bisnis model yang kuat atas dasar penerapan risk management, digitalisasi dan automasi.
“Fokus kita juga adalah memiliki basis dana atau funding yang kuat, partnership atau kemitraan khususnya dengan ekosistem di sektor perumahan sehingga dapat mempermudah, mempercepat pertumbuhan Bank BTN,” tegas Pahala.




