ARCH:ID, Jembatan antara Arsitek dengan Industri Konstruksi & Bangunan

PROPERTY INSIDE – Industri konstruksi dan bangunan yang merupakan salah satu roda penggerak perekonomian nasional sudah barang tentu membutuhkan bidang arsitektur sebagai penyokong tumbuh kembangnya industri ini.

Konferensi dan Pameran Arsitektur ARCH:ID yang diprakarsai oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bekerjasama dengan PT Citra Inovasi Strategi (CIS) Exhibition telah sukses diselenggarakan akhir Februari diharapkan dapat menjadi jembatan antara para arsitek dengan semua pemangku kepentingan tersebut.

Event yang mengusung tema Let’s Talk! “Mari Bicara” diharapkan menjadi wadah dialog berkelanjutan antara Arsitek dengan para pelaku industri terkait arsitektur dan konstruksi di Indonesia.

Baca juga: Akhir Februari, Ajang Arsitektur Terbesar Indonesia Digelar Di ICE BSD

Tidak sekedar menjadi selebrasi para Arsitek, tetapi ajang ini juga diharapkan menjadi wadah untuk mengeksplorasi potensi maupun pemikirian-pemikiran baru bagi masa depan Arsitektur Indonesia.

ARCH:ID yang dikuratori oleh 3 aristek Indonesia ternama, Andra Matin, Danny Wicaksono, Wiyoga Nurdiansyah, telah menghadirkan pembicara ternama dari dalam maupun luar negeri. Pembicara yang hadir adalah yang kredibel dan sudah teruji reputasi dalam karyanya.

Danny Wicaksono mengatakan pembicara yang dihadirkan adalah mereka yang bisa memberikan pandangan-pandangan dan perspektif baru atau yang berbeda mengenai arsitektur.

“Konferensi ini selain akan memberikan insprirasi kelas dunia, juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi terbesar dan ajang berbagi wawasan para Arsitek dari Sabang sampai Merauke,” jelas dia.

Baca juga: ARCH:ID Hadirkan Konferensi Dan Pameran Arsitektur Yang Beda

Pada pameran perdananya, ARCH:ID menampilkan 172 booth yang terisi oleh 70 brand lokal dan internasional dengan sukses mendatangkan 8.520 total pengunjung selama pameran berlangsung.

Pameran ARCH:ID juga akan menampilkan 5 Featured Exhibitions, yang berisi konten-konten Arsitektur terkini yang berskala Nasional hingga Internasional, yakni, Aga Khan Awards Exhibition yang di desain oleh studiodasar & spoa, Architecture Student Exhibition; di desain oleh ARA Studio, Indonesia Architect Creation Exhibition; di desain oleh Dua Studio, Inisiatif Scriptura Exhibition; di desain oleh Each Other Company & studiodasar dan Re-Framing Louis Kahn Exhibition by Cemal Emden; di desain oleh Andra Matin & studiodasar.

Share this news.

Leave a Reply