PROPERTY INSIDE – Tahun ini Kawasan Kertajati Aerocity yang berlokasi di Kabupaten Majalengka akan segera melakukan pembangunan pertamanya. Sebagai pioneer pengembangan Kawasan Aerocity pertama di Indonesia khususnya dan khususnya di Kertajati, Majalengka, PT PP Properti Tbk bekerjasama dengan PT BIJB mengembangkan megaproyek, Business Park I.
Dikatakan megaproyek karena Business park I merupakan salah satu dari enam kawasan yang direncanakan akan dibangun di Kertajati Aerocity yang memiliki luas kurang lebih 3.400 hektar. Dan juga Business Park I ini sebagai area pertama yang akan mulai di bangun di kawasan tersebut.
Baca juga: AEROCITY PERTAMA DI INDONESIA [AEROCITY KERTAJATI]
Adapun keenam kawasan yang akan dibangun di Kertajati Aerocity diantaranya Business Park I, Business Park II, Energy Center, Aerospace Park, Logistic Hub, dan Creative Technology Center. Pada area tersebut juga akan dilengkapi dengan pembangunan apartemen, hotel, rumah sakit, mall, perkantoran dan fasilitas penunjang lainnya.
Terkait Grand Anila, Project Director Grand Anila Apartment Raja M Tobing menyatakan bahwa proyek ini berada dalam konsep pengembangan Aerocity pertama di Indonesia yang terdiri dari 6 cluster. Kemudian memiliki aksesbilitas tinggi, yakni Tol Cisumdawu, Tol Cipali dan Kereta Cepat Jakarta – Bandung.
Baca juga: Fokus Proyek Berjalan, Intiland Maksimalkan Graha Golf
“Kemudian memiliki desain inovatif dan fasilitas kualitas terbaik, 5 menit ke BIJB dan Umroh Haji Center. Selain itu Grand Anila merupakan apartemen pertama di CBD pertama Majalengka dan merupakan investasi cerdas yang menguntungkan,” jelas Raja melalui keterangan pers..
Selain itu, menurut Raja, Grand Anila memiliki beberapa inovasi yang menjadi keunggulannya yaitu ozone swimming pool, check-in and print ticket machine, indirect plumbing system, dan 2 pilihan desain layout.
Menurutnya lagi, fasilitas ozone swimming pool adalah kolam renang yang tidak memakai bahan kaporit sehingga aman untuk siapa pun karena tidak merusak kulit pemakainya.
Baca juga: Investasi Prospektif, Jakarta Garden City Tawarkan Kavling Siap Bangun
“Sedangkan check-in & print ticket machine disediakan agar penghuni yang memiliki jadwal keberangkatan dari BIJB Kertajati dapat langsung print dan check-in di lobby di apartemen, serta tidak perlu repot jalan kaki ke bandara kecuali yang harus menaruh barang di bagasi,” ujar Raja
Terkait nilai investasi, kawasan Aerocity Kertajati memiliki nilai investasi yang bagus. Sebab, pengembangan cluster Business Park akan ada tiga tahapan pengembangan selama 30 tahun, dimana masing-masing tahapannya ialah selama 10 tahun.
Baca juga: PT PP Anggarakan Rp 6,5 Triliun Capex 2020
“Bicara perihal investasi, Grand Anila Apartment kebanyakan diminati oleh konsumen dengan motif ionvestasi, tetapi ada juga beberapa yang membeli apartemen memang untuk dipakai pribadi,” terang Raja.
Lebih lanjut, Raja mengatakan apartemen pertama itu bakal memiliki dua tower, masing-masing tower memiliki 845 unit apartemen dan lima belas lantai. “Penjualannya sudah dilakukan, sudah ada 30 persen yang terjual atau lebih dari 230 unit,” katanya.
Raja menyebutkan harga apartemen telah mengalami kenaikan per unitnya, yakni berkisar Rp 350 jutaan. sedangkan, untuk tipe dua kamar berkisar Rp 700 jutaan atau sekitar 13,5 juta per meter persegi.




