Terimbas Corona, Airy Stop Operasional di Indonesia

PROPERTY INSIDE – Terhitung sejak 31 Mei 2020, Airy, perusahaan startup operator jaringan hotel murah, mengumumkan akan menghentikan operasionalnya di Indonesia secara permanen.

Langkah ini diambil menyusul beratnya operasional bisnis hotel akibat pandemi covid-19. Airy telah mengirimkan surat elektronik atau e-mail kepada para mitra hotel, yang menyatakan Airy akan mengakhiri perjanjian kerja sama dengan mitra menyusul keputusan penghentian operasional.

Baca juga: Imbas Corona, REI DKI Minta Penundaan Hutang Pokok & Keringanan Bunga Bank Hingga Desember 2020

Airy menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya mengatasi dampak pandemi Covid-19. Namun, mengingat penurunan teknis yang signifikan, serta pengurangan sumber daya manusia, maka Airy memutuskan menghentikan operasional bisnis secara permanen.

“Karena alasan inilah setelah 31 Mei 2020, kami tidak dapat menyediakan layanan lagi untuk semua mitra kami,” kata Airy seperti dilansir Tech In Asia, Kamis (07/05).

Sebelumnya, awal Maret 2020 Airy masih optimistis mampu melewati badai pandemi Covid-19. Dalam sebuah wawancara dengan Tech In Asia, Chief Executive Officer (CEO) Airy Louis Alfonso mengemukakan, perusahaan tengah meramu strategi untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 yang telah mempengaruhi tingkat hunian Airy.

Baca juga: Jutaan Pekerja Properti Terdampak Covid-19

Saat itu, seperti dilaporkan Katadata, Louis menyatakan bahwa pihaknya optimis pandemi corona segera teratasi dan industri perjalanan (travel) akan pulih, demikian pula dengan Airy. Dia menyatakn, dengan memanfaatkan teknologi Airy akan mampu bangkit lebih cepat dan memulihkan bisnis seperti sedia kala.

Namun, bulan April 2020 lalu Airy dilaporkan telah memberhentikan 70% dari stafnya. Airy sendiri saat ini telah memiliki jaringan 2.000 properti, dengan total kapasitas kamar mencapai 30.000 unit. Perusahaan yang didirikan 2015 silam ini juga merupakan mitra strategis Traveloka Indonesia.

Sektor pariwisata memang menerima pukulan telak akibat pandemi Covid-19, begitu pula turunannya seperti hotel dan restoran. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan ada ribuan hotel dan ratusan restoran yang tutup akibat pandemi corona.

Share this news.

Leave a Reply