Pasar Properti Komersial Singapura Masih Terdampak Pandemi di Q3 2020

By 10 November 2020International

PROPERTY INSIDE – Konsultan real estat Edmund Tie, pasar perkantoran di Singapura relatif tenang pada Q3 2020 karena sebagian besar tenaga kerja terus bekerja dari rumah sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Penyerapan pasar perkantoran secara nett terus menyusut sebesar 374.000 kaki persegi, sementara tingkat hunian kantor menyusut 0,3% poin menjadi 92,5%. Harga sewa pun melunak secara keseluruhan, meskipun bangunan kelas premium di Shenton Way / Robinson Road / Tanjong Pagar menunjukkan ketahanan yang lebih baik.

Baca juga: Sidang Tahunan WB-IMF, Menkeu : Kebijakan Pemulihan Ekonomi Global Harus Merata

Di sektor ritel, kondisi tetap menantang, terutama di Orchard / Scotts Roads karena langkanya kedatangan wisatawan. Namun, mal di daerah Fringe / Suburban bernasib lebih baik mengingat kedekatannya dengan daerah tangkapan air dan harga sewa mengalami penurunan secara terbatas.

Di sektor industri, permintaan didorong oleh segmen F&B, logistik, dan pergudangan. Operator makanan dan minuman telah beradaptasi dengan menawarkan lebih banyak opsi pengiriman makanan dan bawa pulang.

Ada juga permintaan yang datang dari logistik dan pergudangan karena tingginya permintaan yang datang dari layanan e-commerce dan aktivitas penimbunan yang dilakukan oleh supermarket.

Baca juga:  Stimulus Sektor Properti, Efek Multiplier Effect Tingkatkan PDB

“Meskipun prospek keseluruhan untuk sektor industri diperkirakan akan cerah secara bertahap karena manufaktur global pulih, perkembangan ini diperkirakan tidak merata di berbagai sektor. Misalnya, peningkatan penjualan online dan bahan makanan akan mendorong pengecer untuk menimbun dan memperluas fasilitas gudang mereka untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat,” seperti dilansir World Property Journal.

Selain faktor ekonomi, permintaan properti industri juga sangat bergantung pada lokasi dan efisiensi pelat lantai. Perkembangan industri yang terletak dekat dengan simpul transportasi dan memiliki pelat lantai yang efisien akan menikmati keuntungan yang lebih besar dalam menarik penyewa.

Para pemilik properti lama dapat memanfaatkan iklim lunak ini untuk meningkatkan fasilitas mereka, sehingga mereka dapat memenuhi permintaan ketika pasar pulih.

Share this article:

Leave a Reply