PROPERTY INSIDE – Pandemi telah menghantam parah sektor properti, sebagian besar konglomerat real estat anjlok kekayaannya hingga 50% lebih. Tapi kekayaan raja properti Tiongkok ini malah bertambah, naik sebanyak 20% menjadi USD 35,4 miliar.
Hal ini mencatatkan Li Ka-Shing kembali menjadi orang terkaya di Hong Kong. Sementara di saat yang sama sejawatnya, Pan Sutong dari Goldin Financial Holdings adalah salah satu yang terkena dampak terburuk dengan kekayaan bersihnya anjlok 56% menjadi US$ 1,8 miliar.
Baca juga: Sejak Pandemi, Permintaan Rumah Kedua Di AS Meningkat 84%
Tokoh properti lainnya yang terpukul adalah ‘shop king’ Tang Shing-bor dari Stan Group yang disebut akan mendivestasi kepemilikan real estatnya. Kekayaannya mencapai US$ 4,75 miliar turun dari US$ 5,5 miliar pada tahun sebelumnya.
Dikutip dari South China Morning Post, Jumat (26/2) Li yang berusia 92 tahun ini mendapat keuntungan dari sahamnya di aplikasi konferensi video Zoom yang sahamnya melonjak hampir 400% tahun lalu.
Hal tersebut melindunginya dari penurunan sebanyak 27% dalam saham CK Asset Holdings, cabang properti kerajaan bisnisnya. Li memiliki 6,6% saham di Zoom menurut Bloomberg Billionaires Index dan 35,77% saham di CK Asset.
Sementara itu, kekayaan bersih Superman Li terlindung oleh diversifikasi ke bidang teknologi dan industri lain di luar properti bertahun-tahun lalu. Kekayaannya dikumpulkan dari real estat melalui CK Asset dan berbagai bisnis mulai dari ritel hingga pelabuhan peti kemas di bawah CK Hutchison Holdings.
Baca juga: Beli Apartemen Di Australia, Investor Indonesia Pasti Dapat SHM
Seperempat dari harta orang terkaya itu sekarang berasal dari Zoom menurut indeks kekayaan Bloomberg berkat taruhan awal yang dibuat pada perusahaan tersebut pada tahun 2013 melalui kendaraan investasinya, Horizon Ventures.
Li memang dikenal kehebatannya dalam membuat kesepakatan, perusahaan didirikannya pada tahun 2002 ini telah berinvestasi diberbagai perusahaan ternama seperti Facebook, perusahaan streaming musik Spotify, dan perusahaan startup daging tiruan, Impossible Foods.








